Belum Reda Isu Kawasaki Ninja 250 4 Silinder, Kini Muncul Yamaha R25 3 Silinder… Bukan Sekedar Isu Lho!

Mesin 3 silinder Yamaha MT-09

Beberapa hari ini tiba-tiba banyak blog otomotif membahas tentang rencana Yamaha menghadirkan motorsport 250cc 3 silinder. Heemm… pasti ada pemicunya. Benar saja, ternyata ‘mbah e‘ blog-blog otomotif tanah air, tmcblog, yang bikin ‘ulah’ pertama kali mengabarkan soal tersebut. Jadi tertarik juga membahasnya, tapi tentu saja ala-ala rideralam, biar sedikit berbeda walau banyak samanya sih hahahahaha… Yang jadi pertanyaan, apakah benar isu itu? Jika benar, kapan dirilisnya? Jika sudah dirilis, mau dijual berapa? Kalau sudah tahu harganya, ada gak yang mau beli? Pertanyaan pamungkasnya, apakah mungkin pasar tanah air siap dengan motor seperempat liter dengan multisilinder (lebih dari dua)?

Jawabannya jika membaca artikel tmcblog soalan itu, walaupun itu baru sebatas isu, tapi akurasi kebenarannya cukup tinggi. Soal kapan dirilisnya, seperti yang beliau bilang, “sobat jangan terlalu berharap tinggi-tinggi terhadap mesin ini untuk hadir dalam waktu dekat”. Nah, jika sudah begitu bisa jadi hitungannya di atas 2 tahun atau malah mungkin 5 tahun. Jangan banyak dipikir deh, biarin saja. Lalu, mau dijual berapa? Ini yang menarik, 250cc 2 silinder saja saat ini sudah menyentuh angka 70 jutaan, 3 silinder akankah menyentuh 90-100 juta? Bisa jadi bisa jadi bisa jadi…

Ada yang beli? Hei… ini Indonesia. Selama situ memberikan produk yang bisa mengangkat harkat dan martabat serta kegantengan si pemakai ketika di jalan raya atau sekedar parkir di mall, maka berapapun harganya tidak usah kuatir tidak laku. Lha wong motor 6 miliar saja ada yang inden, 100 juta mah receh (bukan gw bang, ampun bang). Intinya, hadirkan produk yang memiliki value terbaik, baik dari sisi teknologi, fitur hingga branding yang ‘wah‘, ibarat kata ‘lo jual, gw beli‘.

Nah, ini yang akan menjadi topik utama artikel ini, siapkah pasar tanah air dengan motorsport seperempat liter multisilinder? Isu (anggap saja) R25 3 silinder muncul ketika publik dicekoki informasi yang begitu massive tentang Ninja 250 4 silinder. Isu keduanya tidak lepas dari sepak terjang Honda yang menghadirkan CBR250RR sehingga membuat R25 maupun Ninja 250FI terasa jadul dari sisi manapun.

Mau tidak mau, arah perkembangan motorsport di tanah air ini memang akan menuju ke level yang lebih tinggi dari saat ini. Di kelas 250cc saja dahulu hanya ada Kawasaki dengan Ninja 250 karbunya. Kemudian Honda muncul dengan CBR250 single silinder CBU Thailand yang akhirnya mati berkalang gudang. Tak lama kemudian Yamaha turun gunung dengan R25 yang ternyata belum mampu menggeser dominasi Ninja. Baru, kehadiran CBR250RR dengan semua kelebihannya bisa menggoyahkan dominasi Ninja 250FI. Pasar terus berkembang.

Jika mau diambilkan contoh di segmen yang paling mewah saat ini, matik, maka kita bisa mengikuti perjalanan matik di tanah air sejak jaman Mio (jaman sebelum Mio abaikan saja, sepi) dengan 110 cc, kemudian Vario juga muncul juga dengan 110 cc. Pasar terus bergeliat, kini matik 110 cc mulai ditinggalkan, bahkan matik Yamaha sudah 125cc paling kecil. Bahkan, kini matik sudah naik ke level 150cc, sesuatu yang mustahil kita temukan di awal milenium. Pun demikian dengan bebek, dari hanya 100cc kini bahkan sudah 150cc. Jadi, jika motorsport 250cc naik kelas maka solusinya adalah menambah silinder. Sebab, jika menambah kapasitas mesin, setan pajak siap menguras isi dompet. So, naik silinder menjadi opsi.

Jadi, tidak usah heran isu sport 250cc 3 silinder atau 4 silinder semakin hari akan semakin sering kita dengar. Jika saat ini baru sebatas isu, bukan tidak mungkin 5-10 tahun lagi motor-motor keren itu sudah berseliweran di sekitar kita. Poinnya adalah, isu Yamaha 250cc 3 silinder atau Kawasaki 250cc 4 silinder bukanlah hanya sekedar isu, tidak mustahil itu akan menjadi kenyataan beberapa saat lagi. Bersiaplah!

Advertisements