Aerox Jadi ‘Korban’ NMax

Performa maxi skutik Yamaha di bulan Agustus 2017 ini beragam. Ada yang melesat jauh ada pula yang melorot. Ya, penjualan (wholesales) trio NMax, Aerox dan XMax sepanjang Agustus saling berkaitan sehingga jika melihat latar belakang kondisi Yamaha saat ini, bisa dibilang mustahil jika ketiganya mengalami kenaikan secara bersamaan dalam jumlah besar. Kapasitas produksi kuncinya.

NMax si anak emas

Jadi begini, jika permintaan NMax melonjak seperti saat ini bahkan kabarnya sampai inden 2 bulan, maka hampir bisa dipastikan untuk mengejar permintaan konsumen tersebut, Yamaha akan mengurangi produksi maxi skutik lainnya, misalnya Aerox. Kondisi tersebut bisa dilihat pada penjualan Juli dan Agustus tahun ini. Seperti yang dikatakan M. Abidin, General Manager After Sales & Public Relation YIMM di detik.com, Selasa (12/9/2017):

“Karena kapasitasnya terpakai untuk model yang lain. XMAX sedang naik dan NMAX.”

Kita lihat perbandingan penjualan NMax, Aerox dan XMax di bulan Juli & Agustus 2017 berikut:

NMax
Juli: 15.236 unit
Agustus: 31.295 unit

Aerox
Juli: 19.880 unit
Agustus: 10.513 unit

XMax
Juli: 1.056 unit
Agustus: 976 unit

Aerox harus dikorbankan

NMax naik dua kali lipat, Aerox turun nyaris separuhnya dan XMax walau turin tapi stabil di kisaran 900-1000 unit. Luar biasa memang performa NMax ini.

Di awal kemunculan Aerox 155, banyak yang memprediksi akan memakan pasar NMax. Desain lebih sporty, performa lebih tinggi dan harga yang lebih murah menjadi alasan Aerox akan memakan ‘kue’ NMax. Namun, seiring waktu berjalan, pesona NMax ternyata makin menggila. Aerox memang terjual cukup bagus, tapi NMax pun makin moncer. Ada satu yang dilupakan soal NMax yakni desainnya yang terkesan cupu justru makin lama dilihat makin menggairahkan, makin sedap dipandang atau kita sebut everlasting.

XMax stabil
Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*