Hasil Semifinal Piala AFF U-18: Tim Terbaik Gagal Ke Puncak, Kalah Adu Penalti

Partai semifinal Piala AFF U-18 telah usai. Thailand dan Malaysia kembali akan mengulang laga di penyisihan grup namun kali ini di partai puncak alias final. Yuhuu… Thailand dan Malaysia sukses melaju ke final usai menang adu penalti dari lawan-lawannya.

Thailand vs Indonesia (0-0; 3-2 ap)

Egy Maulana gagal taklukkan kiper lawan

Duel dua negara yang selalu berlangsung ketat tiap kali bersua. Thailand seperti menjadi antithesis bagi Indonesia. Ketika tim merah putih sedang kacau, jelas kekalahan menjadi imbalannya. Ketika permainan timnas sedang bagus-bagusnya, Thailand juga masih sangat sulit dikalahkan, bahkan kembali menang. Konteks kedua terjadi di laga semifinal pertama yang dilangsungkan Jumat (15/9/2017) pukul 15.30 wib.

Sepanjang 2×45 menit, kita bisa menyaksikan bagaimana Thailand begitu kesulitan menembus pertahanan Indonesia, sesuatu yang mulai sulit dilihat dalam beberapa tahun terakhir. Secara penguasaan bola Thailand jauh unggul, 64%:36%. Sebaliknya, walau lebih banyak menunggu dan melakukan serangan balik, terutama sejak bermain dengan 10 pemain di babak kedua, Indonesia justru punya peluang mencetak gol jauh lebih banyak. Total shoot on target Egy dkk 8 berbanding 4 milik Thailand.

Indonesia U-19 kalah adu penalti

Antithesis kali ini bernama Kanthapat Marpati. Dialah penjaga gawang Thailand yang dengan gagah menggagalkan 8 peluang matang timnas, belum termasuk 3 kali memenangkan 1 on 1 melawan Wita (2x) dan Egy. Dalam adu penalti juga dia dengan keren memblok 3 tendangan pemain merah putih, M. Iqbal, Nurhidayat dan Marasambessy. Kalau boleh dibilang, Kanthapat Marpati-lah yang membuat Thailand jejakkan kaki di final. Skor akhir 3-2 dalam adu penalti menjadi bekal Thailand melawan Malaysia di final yang juga menang adu penalti dari tuan rumah Myanmar.

Myanmar vs Malaysia (0-0; 4-5 ap)
Laga kedua mempertemukan tuan rumah Myanmar yang didukung puluhan ribu suporternya melawan juara grup A Malaysia. Laga berlangsung di bawah guyuran hujan sehingga lapangan lebih licin.


Dalam laga yang berlangsung cepat, Myanmar punya peluang cetak gol lebih banyak dibanding Malaysia. Permainan cepat anak-anak Myanmar memaksa Malaysia bertahan di daerahnya sendiri dengan sesekali melakukan serangan balik. Namun, sama halnya dengan Indonesia, Myanmar juga gagal mengakhiri permainan apiknya dengan sebuah gol.

Malaysia yang juga punya peluang dari serangan balik juga gagal mengkonversinya menjadi gol. Kedua tim silih berganti membuang-buang peluang untuk unggul. Hingga akhirnya 90 menit waktu normal berakhir, skor sama kuat 0-0. Pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti.

Lima penendang pertama, kedua tim sama-sama gagal sekali. Myanmar lebih dulu gagal di algojo kedua, sedangkan Malaysia yang seharusnya bisa menang lebih cepat justru gagal di penendang penentu, penendang kelima. Beruntung, Myanmar kembali gagal pada penendang keenam, sedangkan Malaysia sukses mencetak gol sekaligus menang 5-4 dan melaju ke final.

Laga final Piala AFF U-18 seperti mengulang partai puncak SEA Games 2017 silam dimana Thailand U-22 menghadapi Malaysia U-22. Sedangkan, perebutan tempat ketiga juga sama, Indonesia U-22 vs Myanmar U-22. Jika di SEA Games Thailand menang atas Malaysia dan Indonesia mengalahkan Myanmar, bagaimana dengan Piala AFF kali ini? Kita tunggu saja Final dan Perebutan Tempat ketiga pada hari Minggu (17/9/2017 di Stadion Thuwunna, Yangon mulai pukul 15.30 wib.

Perebutan Tempat Ketiga 15.30 wib
Indonesia vs Myanmar

Final 18.30 wib
Thailand vs Malaysia

Advertisements