Dua Tahun Genza, Ban Depan Akhirnya Menyerah, Harganya Mengejutkan!

Si Genza saat ini telah berumur 2 tahun lebih 1 bulan. Odometer baru 30 ribuan km, maklum motor satu-satunya buat nyari lembaran demi lembaran si merah dan biru serta warna lainnya. Nah, di usianya yang kedua ini, untuk kaki-kaki ban belakang sudah beberapa bulan yang lalu diganti, kali ini giliran ban depan yang minta adek.

Awal tahun ini ban belakang Genza alias NMax Non ABS warna hitam sudah diganti, kala itu odometer di angka 21 ribuan. Ceritanya ada di link ini (cerita genza ganti ban belakang…). Ganti ban belakang Genza tepatnya bulan Maret lalu. Nah, di akhir November ini giliran ban depan yang diganti. Jadi, ada jarak 8 bulan pergantian ban belakang dan depan. Normal atau bagaimana, biarin saja lah. Pemakaian tiap orang beda-beda.

Kenapa RA tanya normal atau tidak, karena dari obrolan beberapa teman perbandingan ganti ban depan dan ban belakang di motor mereka memang tidak sama. Ada yang ganti ban belakang ketiga kalinya, baru yabg depan sekali. Ada yang perbandingan 2 belakang 1 depan. Tapi rata-rata memang ban belakang lebih cepat habis.

Nah, kembali ke soal pergantian ban depan Genza. Seperti yang RA alami saat susahnya nyari ban variasi NMax, jangankan ban variasi non ori, buat mendapatkan ban orinya saja luar biasa perjuangannya. Hemm.. maksudnya nyarinya itu susah bro. Bahkan, kala itu di sebuah outlet ban dari planet mars yang menurut RA sudah terlengkap, eh tidak menjual ban NMax. Gokil ya, motor Yamaha terlaris begini nyari bannya saja susah. Ada sih di dealer atau bengkel resmi Yamaha, tapi harganya nggilani bedanya. Silahkan klik link di atas untuk cerita lengkapnya.

Dari pengalaman itu, RA tidak berusaha keliling ke toko-toko aksesoris motor yang jualan ban untuk mencari ban variasi NMax, males palingan juga gak ada. Maklum, kota tempat tinggal RA ini kota kecil. Langsung saja menuju toko dimana RA mendapatkan ban belakang kala itu yang ternyata menjadi satu-satunya toko yang menjual ban ori NMax. Delapan bulan sejak pembelian ban belakang Genza lalu, iseng RA tanya apakah di toko itu sudah menjual ban ukuran ring 13 selain orinya NMax. Jawabannya masih sama, hanya itu adanya. Itu maksudnya adalah ban NMax ukuran pabrikan alias ban ori merk IRC. Oh iya nama tokonya satelit lokasinya depan spbu panji.

Okelah, tidak masalah, yang penting ada barangnya. Toh tidak mungkin juga mau di variasi kalau yang belakang pakai yang ori. Tanya harga, lumayan dapat Rp 190.000,- untuk IRC Road Sport 110/70-13. Mengejutkan karena di jual beli online harga ban depan NMax rata-rata di atas 200 ribu. Yup, itulah ukuran ban depan NMax bawaan pabrik. Transaksi kelar, berhubung toko itu tidak punya alat buka ban, RA menuju bengkel resmi Yamaha yang terletak di sebelahnya buat ganti ban. Sekalian servis si Genza yang sudah lama tidak dimanja. Sejauh ini hanya ganti oli saja. Oh iya, ongkos ganti ban di bengkel resmi Yamaha di Situbondo Rp 25.000,-. Murahlah, daripada suruh ganti sendiri.

Sebenarnya kembangan ban depan Genza masih ada tipis-tipis. Kalaupun dipaksakan terus dipakai tidak segera diganti tidak terlalu masalah juga, masih bisa 1 bulana lagi buat dipakainya. Namun, berhubung saat ini mulai rutin hujan, jalanan jadi licin, ngeri juga pakai ban rada gundul. Apalagi melihat bentuk luarnya bannya sudah mensle alias tidak mulus lagi. Bannya rada menonjol di bagian tengah ban. Gara-gara tekanan angin sering di bawah tekanan normal, bentuk ban jadi tidak membulat lagi. Ditambah, saat ini Genza sering dipakai nyonya besar buat harian setelah Vario-nya dijual. RA ngalah pakai New Soul GT125 saja, walau kekecilan dibanding big size body, ya sudahlah ya dari pada ‘puasa’ bro wkwkwkwk…. Semoga ada rejeki buat meminang skutik besar lagi. Amin.

Sekarang, sudah tidak was-was lagi buat melibas jalanan basah bin becek, yang penting bukan genangan air setinggi dek saja. Serem…

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*