Merinding… Demi Sang Ibunda Yang Sakit Parah, Anak Ini Rela Lepas Status CPNS!


Sebuah screenshoot dari sebuah email yang tidak disebutkan identitas si pengirim diunggah ke media sosial oleh akun twitter @BKNgoid yang merupakan akun resmi Badan Kepegawaian Negara. Bukan email biasa karena jika dibaca, hati ini ikut trenyuh dan sedih sekaligus bangga masih ada orang baik dan tidak egois di luar sana.

Disebutkan dalam email tersebut bahwa si pengirim email lolos sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari tes CPNS kemenkumham beberapa waktu lalu dengan posisi penjaga tahanan. Segala persyaratan sudah Ia penuhi seperti yang diminta, namun takdir berkata lain. Ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari CPNS-nya. Alasannya yang bikin mata berkaca-kaca. Karena Ibunda!

Ya, ibunda si calon PNS itu divonis mengalami radang sendi lutut dan susah untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Si anak yang berbakti kepada orang tuanya itu merasa harus menemani harian sang ibunda apalagi setelah dokter mengharuskan sang ibunda menjalani terapi berkelanjutan. Si anak memutuskan mengundurkan diri dari CPNS demi merawat sang ibunda.

Seperti yang kita ketahui, biasanya ketika sudah dinyatakan lolos sebagai CPNS, maka melakukan pengunduran diri akan menerima sejumlah sanksi, biasanya denda sekian puluh juta Rupiah. Dan sanksi inilah yang sepertinya harus dihadapi si anak jika tetap memutuskan mengundurkan diri.

Netizen yang mengetahui masalah ini mengeluarkan berbagai pendapat. Pada umumnya merasa kasihan dan salut untuk si anak yang rela melepas sebuah cita-cita yang banyak diimpikan anak bangsa negeri ini demi merawat sang ibunda.

Sementara itu, akun @BKNgoid sendiri menjawab curhatan itu dengan tetap memberinya semangat untuk meneruskan perjuangannya sebagai CPNS dengan alasan agar bisa bekerja dan menghasilkan uang untuk biaya perawatan sang ibunda. Masuk akal juga.

Salah seorang netizen memberikan jalan tengah yakni sebaiknya BKN mengeluarkan kebijakan agar si anak itu ditugaskan di daerah tempat tinggalnya sendiri agar selain bisa bekerja juga masih bisa menjaga sang ibunda.

Bagaimana menurut brosis?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*