Riset Dimulai, Yamaha Siapkan Vixion Versi Trail?

Riset Dimulai, Yamaha Siapkan Vixion Versi Trail? Yamaha nampaknya gerah juga melihat rival Jepangnya sudah bermain di segmen trail. Kawasaki memang sudah lama bermain di segmen gasruk tanah ini melalui KLX Series. Honda yang terbaru ikutan turun dengan merilis CRF150L. Yamaha akhirnya mulai melakukan riset untuk memproduksi trail 150cc. Pilihannya adalalh Vixion.

Memang, Vixion menjadi alternatif terdekat sebagai basis pengembangan trail 150cc. Performa dan durabilitas mesin Vixion sudah terbukti sejak 2007 silam kala pertama diluncurkan. Tapi, Yamaha sendiri belum bisa memastikan apakah menggunakan basis mesin Vixion atau mengembangkan mesin baru.
“Ada kemungkinan di situ. Tetapi, harus dipelajari beda karakter mesinnya. Kalau off-road, biasanya akselerasi spontan, tarikan bawah kuat. Nah, belum tentu karakter mesin Vixion cocok. Sekarang masih pengembangan, risetnya sudah dimulai,” ujar Deputy General Manager Marketing YIMM, Eddy Ang, seperti dikutip dari viva.co.id (11/12/2017).

Mesin SOHC 4 klep Vixion memang memiliki keistimewaan pada tarikan bawah yang responsif, sesuatu yang menjadi karakteristik motor-motor trail. Baik KLX150 maupun CRF150L masih menggunakan mesin SOHC, bahkan keduanya juga masih dengan 2 klep (valve). Andaikan Yamaha menggunakan basis mesin Vixion, tentu dengan 4 klep-nya akan menjadi keunggulan dibanding sang rival.

Akhir-akhir ini permintaan motor trail khususnya 150cc memang menggairahkan. Data AISI November kemarin, akumulasi penjualan (wholesales) KLX150 dan CRF150L nyaris mencapai 10 ribu unit. Sebuah angka yang menggiurkan ditengah mulai menurunnya segmen motorsport dan terus terpuruknya motor bebek. Tidak heran jika Yamaha yang hingga saat ini belum juga turun gunung di segmen ini mulai serius meliriknya.
Selama ini, sebenarnya Yamaha sudah bermain di segmen gasruk tanah. Namun, mereka hanya mengimpor langsung dari Jepang yakni WR250 yang harganya menyentuh 100 juta Rupiah. Bukan angka yang ramah bagi kelas entry level. Yamaha punya data permintaan trail yang terus meningkat dengan mengacu pada impor Super Engine (SE) YZ125.

“Kami sedikit pelajari data impor, Yamaha YZ dan lainnya ternyata agak mengejutkan (kenaikannya). Kontribusi impor untuk model off-road cukup besar, saya enggak bisa sebutkan angkanya,” tutup Eddy masih dari sumber yang sama.

Wah, benar-benar dimanja nih konsumen motor saat ini. Persaingan ketat membuat pabrikan terus berinovasi menghadirkan produk-produk terbaiknya. Nyaris semua segmen sudah penuh terisi. Tinggal pintar-pintarnya kita memilih sesuai kebutuhan dan dana yang tersedia. Think smart dengan semua pilihan yang disediakan. Riset Dimulai, Yamaha Siapkan Vixion Versi Trail?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*