Untung Yamaha Punya MX King 150, Dominan Di Tengah Krisis!

Yamaha tidak berkutik menghadapi gempuran Honda yang sukses mendominasi seluruh segmen. Skutik sudah lama dikuasai, bebek juga sudah lama, yang terbaru adalah sport (setidaknya hingga data AISI November 2017). Namun, Yamaha masih bisa tersenyum simpul dengan keberhasilan maxi skutik dan bebek super. Nah, kali ini kita bahas soal bebek super Yamaha yakni MX King.

MX King
Penjualan (wholesales) MX King di tahun 2017 ini benar-benar menyelamatkan wajah Yamaha. Ketika skutik keok, sport juga akhirnya goyah, bebek super menjadi kekuatan. Walau secara kuantitas masih jauh di bawah skutik entry level, namun setidaknya Yamaha punya kebanggaan. Produknya ada yang menjadi incaran konsumen. Padahal, di kelas ini lawan-lawan MX King bukanlah motor sembarangan, apalagi jika ditilik dari jenis mesin dan performanya.

MX King 150 ‘hanya’ dipersenjatai mesin SOHC 4 valve yang dimata pemerhati otomotif roda dua dianggap inferior. Sedangkan lawan yang dihadapi semuanya DOHC dengan konfigurasinya masing-masing. Misalnya, duo Honda yakni Supra GTR150 dan Sonic 150R dengan DOHC rasa SOHC dan Suzuki Satria F150 yang DOHC beneran. Tapi, nyatanya MX King mampu menghipnotis.

Di bulan November 2017, penjualan MX King memang turun sekitar seribuan unit, sedangkan semua lawannya mengalami peningkatan. Tapi, karena MX King sudah punya ‘modal’ penjualan tinggi di bulan Oktober, penurunannya masih belum bisa disalip rival.

Apalagi, jika kita membandingkan data penjualan sepanjang bulan Januari hingga November 2017, dominasi MX King semakin menjadi-jadi. Secara akumulasi 11 bulan penjualan MX King mencapai 56 ribuan unit. Angka ini masih lebih besar dari Sonic dan Supra GTR, bahkan jika penjualan keduanya digabung masih belum bisa kalahkan MX King.

Yang miris justru nasib Satria F150. Si FU yang secara spek dan performa menjadi bebek super paling super, ternyata secara penjualan jauh tertinggal. ‘Hanya’ 14 ribuan unit laku sepanjang 11 bulan seperti tidak menggambarkan kondisi pertarungan secara spek.

Data Penjualan Bebek Super 2017
pic. warungasep.net

Jika sedikit dianalisa, kekuatan MX King hingga mendominasi ini adalah pada desain. Dibanding Supra GTR yang benar-benar head to head jika dibandingkan, MX King jauh lebih spektakuler secara tongkrongan. Bahkan, jika empeyan riding di belakang MX King, pasti akan mengira itu adalah motorsport atau motor laki. Sebab, memang MX King punya profil buritan yang mirip motor laki dengan velg dan ban lebar.
Mesin SOHC pun sebenarnya tidaklah se-inferior yang diopinikan selama ini. Bahkan, di beberapa kejuaraan balap nasional, mesin SOHC MX King mampu ngemplengin DOHC Sonic dan Satria. Selain iti, faktor biaya murah untuk perawatan menjadi kelebihan lain SOHC MX King.

Tinggal kita tunggu seperti apa langkah AHM dan SIS untuk menghadapi serangan YIMM dengan MX King-ya di tahun 2018 ini. Atau justru Yamaha yang akan semakin membuat MX King tak terkejar, kita tunggu saja 12 bulan ke depan.

Advertisements

2 Comments

1 Trackback / Pingback

  1. Tidak Hanya Lokal, Yamaha MX King 150 Juga Superior di Ekspor | rideralam.com

Comments are closed.