Skutik Juga Diminati Di Luar Negeri, NMax dan BeAT Juaranya!

ktm indonesia

Motor tanpa gigi alias skutik ternyata juga banyak diminati di mancanegara. Skutik-skutik buatan Indonesia ternyata cukup banyak yang diekspor guna memenuhi permintaan biker negeri bule. Yamaha, Honda, Suzuki bahkan TVS tidak ketinggalan ikut mengirimkan produk skutik buatannya ke pasar ekspor demi kibasan dollar yang menggiurkan. Kita tengok yuk skutik mana yang paling diminati pasar ekspor sepanjang Januari hingga November 2017.

Tidak bisa dipungkiri, sisi fungsionalitas yang tinggi menjadi nilai lebih dari skutik. Bayangkan saja, empeyan hanya tinggal tarik gas buat jalan dan tarik tuas rem buat berhenti. Tidak perlu ribet buat naik-turunkan persneling apalagi mikir kopling. Apalagi jika empeyan sudah punya keluarga; punya istri, punya anak, kemudian jalan-jalan santai bersama, jelas kemudahan skutik membuat siapapun akan menjatuhkan pilihan kepada motor jenis ini. Barangkali hal itu juga menjadi pertimbangan biker luar negeri sana sehingga skutik buatan Indonesia laris manis di sana.

Dari sekian banyak varian skutik yang diekspor, Yamaha NMax dan Honda BeAT menjadi yang paling laku. Yamaha NMax 155 termasuk maxi skutik yang konon katanya mempunyai desain a la skutik Eropa, jadi tidak heran jika peminatnya cukup banyak di luar sana. Yang mebgejutkan justru BeAT. Dimensi bodi yang kecil disinyalir disukai pasar Asia yang memiliki kemiripan postur tubuh dengan orang Indonesia.

Sepanjang Januari hingga November 2017 Yamaha NMax mampu terekspor sebanyak 72 ribuan unit sedangkan BeAT 67 ribuan. Selain NMax, Yamaha juga punya skutik lain yang cukup laris yakni New Soul GT125 dan XMax 250. Keduanya diekspor masing-masing 22 ribu dan 15 ribuan unit.

Sedangkan Honda selain BeAT, Vario series (110, 125 dan 150) juga diminati di luar negeri.

Yang menarik, selain Honda dan Yamaha, Suzuki dan TVS juga ikut jualan ke luar negeri. Suzuki Address dan TVS Dazz yang di pasar domestik kurang diminati ternyata punya pasar sendiri di luar. Address terjual sebanyak 12 ribuan dan Dazz 4 ribuan.

Berikut data penjualan Ekspor Skutik Januari-November 2017 dikutip dari iwanbanaran.com (29/12/2017):

Ke depan, volume ekspor sangat terbuka untuk terus berkembang jumlahnya. Mengantisipasi pasar domestik yang terus menunjukkan tren menurun dalam 3 tahun terakhir, maka pasar mancanegara menjadi solusi pemasukan lain bagi atpm. Kita tunggu seperti apa sepak terjang mereka di tahun 2018 ini.

Advertisements

1 Comment

Comments are closed.