Petrucci: “2018 Musim Terakhir Bersama Pramac”

Danilo Petrucci atau lebih sering dipanggil Petrux memberikan konfirmasi bahwa MotoGP 2018 akan menjadi musim terakhirnya bersama tim Pramac Ducati. Petrux disinyalir akan pindah ke tim pabrikan Italia lainnya, Aprilia pada MotoGP 2019.

Petrux bergabung dengan Pramac sejak 2015. Walau belum pernah mengenyam kemenangan, namun Petrux sudah berhasil mempersembahkan 5 podium bagi tim satelit Ducati itu.

Sebenarnya, Petrux punya kesempatan untuk pindah ke Aprilia musim ini menggantikan Sam Lowes, namun Ia memilih untuk memprrpanjang durasi kontraknya 1 tahun bersama Pramac.

Sementara itu, di awal musim ini Pramac diketahui tengah mendekati pembalap Moto2, Francesco Bagnaia untuk bergabung dengan tim di musim 2019 nanti menggantikan Petrux.

Dikutip dari motorsport.com (23/1/2018) Petrux memberikan pernyataan bahwa Ia dan pemilik Pramac Ducati, Paolo Campinoti, telah sepakat untuk mengakhiri kerjasama selama 4 tahun. Petrux memiliki alasan kuat mengakhiri kerjasama dengan Pramac karena ingin meningkatkan karirnya bersama tim pabrikan.

“Saya punya kontrak dengan Ducati. Saya punya opsi untuk bergabung dengan tim pabrikan ketika kontrak saya berakhir Juni tahun lalu. Tahun 2017 lalu saya punya kesempatan untuk bergabung dengan Aprilia. Membela tim pabrikan Italia menjadi sebuah impian bagi saya. Namun, saya tidak mau berpisah ketika masih berjuang bersama. Kini, mimpi itu sudah datang, mimpi menjadi pembalap tim pabrikan,” demikian ujar Petrux.

Seperti disebutkan di atas, prestasi Petrux bersama Pramac Ducati tidak bisa dibilang biasa, cukup istimewa mengingat statusnya sebagai pembalap dari tim kelas dua. Prestasi membanggakannya antara lain kala memenangi persaingan podium terakhir di MotoGP Italia 2017 dengan Valentino Rossi. Ya, kala itu Petrux finish ketiga di depan Rossi. Prestasi terbaik Petrux musim lalu adalah finish runner up di Assen dan San Marino seperti dikutip dari motogp.com (23/1/2018).

Advertisements