Membandingkan Motor-Motor Prototype MotoGP 2018

Ducati, Yamaha dan Suzuki telah merilis motor yang akan digunakan di MotoGP musim 2018 ini. Ducati Desmosedici GP18 akan bersaing ketat dengan Yamaha YZR-M1 2018 dan GSX-RR 2018. Satu tim pabrikan lain yang belum merilis gacoannya adalah Honda. Biasa, jagoan belakangan. Intip spesifikasi prototype kuda besi masing-masing yuk…

Ducati Desmosedici GP18

Desmosedici GP18 menggunakan konfigurasi mesin 90° V4 dengan evo desmodromic DOHC, 4 valve berpendingin cairan. Mengusung kapasitas mesin 1000cc, GP18 mampu menghamburkan tenaga maksimal lebih dari 250 HP. Dengan tenaga segitu, GP18 diklaim mampu melaju hingga lebih dari 350 km/jam! Gokil…!!! Delivery power melalui Ducati Seamless Transmission (DST_EVO) sehingga diklaim lebih halus.

Untuk rangka GP18 tidak menggunakan frame teralis layaknya motor produksi massal Ducati namun Aluminium alloy evo twin-spar. Untuk suspensi menggunakan inverted fork alias upside down brand Ohlins dengan diameter tabung 48 mm dengan new factory evolution damping system. Untuk elektronik sama dengan tim lain yakni ECU Magneti Marelli yang sudah disahkan Dorna.

Untuk menghentikan laju kuda besi, disematkan dua keping rem Brembo 340 mm di depan dengan 4 kaliper piston. Sedangkan di belakang satu cakram stainless steel dengan 2 kaliper piston. Yang paling menakjubkan adalah dengan semua piranti kecepatan dan keselamatan yang komplek bobot GP18 hanya 157 kg! Suiiing….

Yamaha YZR-M1 2018

YZR-M1 edisi 2018 masih menggunakan mesin dengan kapasitas mesin 1000cc, sesuai aturan yang ditetapkan Dorna. Mesin M1 menggunakan konfigurasi inline 4 silinder dengan crossplane crankshaft. Tenaga maksimal yang dihasilkan diklaim lebih dari 240 HP, masih kalah dengan GP18 ya. Untuk suspensi 6 percepatan dengan cassette gearbox type.

M1 menggunakan rangka deltabox dengan multiadjustable steering geometry. Suspensi depan belakang dari Ohlins. Tak banyak informasi mengenai sistem suspensi M1 ini namun yang jelas sudah upside down lah ya. Untuk elektronik sama dengan tim lain yakni ECU Magneti Marelli yang sudah disahkan Dorna.

Brembo dipilih Yamaha untuk mengendalikan laju M1 dengan 2 cakram carbon berdiameter 320 mm atau 340 mm (entah apa maskudnya dengan dua ukuran ini) dengan 4 kaliper piston. Rem belakang dengan single disc dua kaliper piston. Bobot M1 juga hanya 157 kg.

Suzuki GSX-RR 2018

Sebenarnya tidak banyak perbedaan mendasar motor-motor prototyipe MotoGP1. Kapasitas mesin sama 1000cc karena memang itu kemauan Dorna, batas maksimal power yang dihasilkan hingga elektronik yang juga harus seragam, termasuk pada GSX-RR ini. GSX-RR edisi 2018 mirip M1 dengan mesin inline 4 silinder DOHC 4 valve. Dengan spesifikasi itu, GSX-RR mampu menyemburkan tenaga hingga lebih dari 240 HP.

Sasis menggunakan twin spar aluminium, mirip dengan yang GP18 gunakan walau tentu saja tidak akan sama. Bobot GSX-RR 157 kg. Sama!

Itu baru tiga motor yang bisa kita perbandingkan sebab memang baru tiga motor itu yang resmi dirilis oleh induknya masing-masing. Artikel ini akan terus diupdate seiring diluncurkannya motor-motor pabrikan MotoGP untuk musim 2018 ini. Paling ditunggu jelas Honda RC213V, motor yang telah menyumbangkan 4 gelar juara bagi seorang Marc Marquez. Tim Repsol Honda nampaknya sulit move on dari Indonesia soal tempat peluncuran. Sejak 2015, Indonesia selalu menjadi pilihan utama tim oranye itu untuk meluncurkan tim balapnya, termasuk untuk musim 2018 ini.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*