Motor Jadul Kawasaki Ini Makin Laris, Mantabs!

ktm indonesia

November tahun lalu Kawasaki merilis motor retro W175. Motor bergaya jaman dulu alias jadul itu hadir tanpa pesaing, melanjutkan kebiasaan geng ijo yang selalu menjadi first mover pada kelas tertentu. Walau jadul, namun teknologi yang diusung W175 sudah kekinian. Sehingga tak heran jika peminatnya terus meningkat, termasuk pada awal tahun ini.

 

Dua bulan pertama penjualan, tren Kawasaki W175 menunjukkan progress yang positif. Di bulan November, bulan perdana distribusi, W175 sudah laku 216 unit. Ini bukan data wholesales lho, tapi data penjualan dari diler ke konsumen. Wholesalesnya di November 377 unit. Penjualan W175 di bulan tersebut baru dimulai 20 November.

Bulan Desember penerimaan W175 oleh konsumen meningkat menjadi 902 unit, data wholesalesnya 1.421 unit. Ada peningkatan lebih dari dua kali lipat. Bagaimana dengan Januari 2018?

Naik lagi, cak. Ada 1.465 unit W175 yang sudah berpindah tangan ke konsumen di awal tahun ini. Ada peningkatan hingga 62% dibanding bulan sebelumnya. Kawasaki nampaknya mulai memanen hasil keberaniannya membuka pasar baru di kelas motor retro ini. Bersiaplah akan diikuti pabrikan lain yang memang selama ini lebih identik sebagai follower, ykwim!

Padahal, walau sudah kekinian teknologi pengabutan bahan bakar yang diusung W175 masih karburator Mikuni MV42, alih-alih injeksi layaknya motor-motor jaman now. Tapi, ini makin memperkuat citra jadul dari W175.

Kawasaki W175 tersedia dalam dua varian yaitu Standar dan Special Edition (SE). Untuk tipe Standar dijual dengan harga Rp29,8 juta. Kalau tipe SE dijual Rp30,8 juta on the road Jakarta. Secara performa, mesin 177cc satu silinder W175 mampu menghasilkan tenaga maksimum 13 PS pada 7.500 RPM dan torsi 13,2 newton meter pada 6.000 RPM.

Minat? RA sih tertarik!

Advertisements