Pasca Kontrak Marquez, Pasar Pembalap Top Tidak Lagi Menarik Justru Pembalap Lapis Dua Jadi Komoditi Panas!

Marc Marquez telah mengakhiri spekulasi masa depannya dengan perpanjangan kontrak bersama Honda hingga 2020. Kondisi ini membuat market pembalap papan atas MotoGP tidak lagi menarik. Beberapa pembalap top sudah memilih masa depannya, hanya tinggal satu pembalap top lagi yang belum menentukan masa depannya, namun pilihannya hanya antara perpanjangan kontrak atau pensiun, Valentino Rossi. Berbeda dengan konstelasi pembalap “lapis dua” yang ke depan masih akan panas.

Sebuah penandatanganan kontrak (Marquez), meski bisa diprediksi, memberi harapan kepada mereka yang memimpikan sebuah langkah (Ducati, KTM), Tapi siapa yang paling tidak pernah percaya itu akan terjadi. Ya, Ducati dan KTM sempat mengapungkan wacana ketertarikannya untuk membajak Marquez dari Honda, tapi hari ini mereka sudah paham bahwa usahanya gagal total, setidaknya hingga 2020 nanti. Setelah itu, who knows?!

Dengan Valentino Rossi, raja tanpa mahkota, hampir dipastikan masih akan di line up pabrikan Iwata, membuat konsekuensi lain yakni tidak ada tempat bagi Johann Zarco. Jadi lebih baik bagi Hervé Poncharal untuk mengambil jalan lain, juga berbicara secara finansial, untuk mencoba dan terus mengikat pembalap Prancis berbakat itu. Lalu, tim pabrikan mana yang belum mengkonfirmasi line up pembalapnya musim depan?

Ducati sudah hampir pasti akan tetap mengikat Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. Dengan Marquez tetap di Honda, kemungkinan Lorenzo atau Dovi hengkang ke pabrikan lain untuk mendapatkan motor kompetitif menjadi mustahil. Kondisi ini justru menguntungkan bagi pabrikan Borgo Panigale itu untuk menekan Lorenzo agar mau mengurangi gajinya.

Tentu saja masih ada Suzuki dan Aprilia. Namun dengan fakta bahwa motor mereka belum kompetitif, kondisi finansial tim yang bermarkas di Hamamatsu dan Noale itu tidak memungkinkan bagi mereka merekrut pembalap top.

KTM menjadi kandidat terkuat untuk merekrut Zarco, jika Tech 3 tetap mempertahankannya. Tentu saja dengan asumsi Poncharal akan berlabuh ke pabrikan Austria itu sebagai tim satelitnya. Bagaimanapun, pabrikan asal Mattighofen ini punya sumber dana besar dari sponsor mereka, Red Bull dan dengan karakter orang-orang Austria yang keras kepala, ketika mereka memutuskan untuk menang, mereka biasanya melakukannya, maka Zarco menjadi incaran ideal ketika target utama mereka, Marquez, sudah diikat tim lain.

Pecco Bagnaia

Saat ini, market pembalap top sudah jauh dari kata seru. Sudah hampir dipastikan tidak akan ada perpindahan pembalap top dalam dua tahun ke depan, justru yang akan panas adalah market pembalap “lapis dua”. Ducati sudah mengikat Pecco Bagnaia yang diharapkan musim ini akan juara dunia Moto2, Honda juga sudah punya pilihan pada sosok Joan Mir. Market juga akan menarik bagi tim-tim yang tidak bertarung di level juara. Karena target mereka memang pembalap lapir dua.

Joan Mir
Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*