Spanyol vs Italia di Grand Prix: Spanyol Kaya Pembalap Top, Italia Kaya Pembalap Muda!

ktm indonesia

Dunia balap MotoGP tidak lepas dari dua negara Eropa ini, Italia dan Spanyol. Keduanya menjadi kiblat lahirnya pembalap-pembalap hebat sejak jaman old hingga jaman now. Giacomo Agostini legenda asal Italia hingga Valentino Rossi yang hingga usia ke-39 masih aktif, juga ada Angel Nieto hingga Marc Marquez yang terus mendominasi dalam 5 tahun terakhir menjadi contoh DNA-DNA hebat dari negeri Pizza dan Matador itu. Lalu, saat ini Italia atau Spanyol yang menyumbang pembalap terbanyak di balap grand prix?

Balap grand prix di sini adalah Moto3, Moto2 dan MotoGP. Jika tiga jenjang balap tersebut digabungkan, akan terdapat total 84 pembalap dari 19 negara yang tersebar di 5 benua. Eropa masih menjadi yang terbesar, sebab memang pusat balap motor grand prix ada di benua biru itu. Kompetisi balap sejak usia dini dari berbagai jenis motor ada di sana, tak heran jika banyak bermunculan pembalap-pembalap jalan raya tangguh di sana. Lalu, Italia atau Spanyol?

Rossi vs Marquez, representasi Italia vs Spanyol

Jika acuannya hanya kelas MotoGP, maka Italiano harus mengakui dominasi Spaniard. Dari 24 pembalap kelas premier, 9 diantaranya dari tanah matador! Gokil ya, kontribusinya mencapai 37,5%. Italia? Cukup 5 pembalap saja atau setara dengan 20,8%.

9 Pembalap Spanyol di MotoGP 2018:

  1. #19 Alvaro Bautista
  2. #25 Maverick Vinales
  3. #26 Dani Pedrosa
  4. #41 Aleix Espargaro
  5. #42 Alex Rins
  6. #44 Pol Espargaro
  7. #53 Tito Rabat
  8. #93 Marc Marquez
  9. #99 Jorge Lorenzo

5 Pembalap Italia di MotoGP 2018:

  1. #4 Andrea Dovizioso
  2. #9 Danilo Petrucci
  3. #21 Franco Morbidelli
  4. ##29 Andrea Iannone
  5. #46 Valentino Rossi

See, jumlah pembalap MotoGP asal Spanyol nyaris dua kali lipat Italiano. Berarti skill dan mental pembalap-pembalap Spanyol diakui banyak tim sebagai yang terbaik. Dari sisi prestasi saat ini juga Spanyol punya Marquez yang mendominasi balapan, belum lagi potensi besar seorang Vinales atau skill rapi seorang Lorenzo, jika Pedrosa dimasukkan Spanyol punya 4 pembalap top yang siap bersaing untuk titel juara. Italia? Harus jujur hanya Rossi dan Dovi yang punya peluang itu.

Lalu, bagaimana jika kelas Moto2 dan Moto3 dimasukkan dalam daftar? Jika berbicara Moto3 dan Moto2 jelas dua kelas ini adalah kelas kadet, kelas pembinaan, kelas pematangan pembalap muda sebelum menembus kelas premier. Nah, di kelas ini Spanyol harus mewaspadai Italia. Pembalap-pembalap muda Italia menguasai dua kelas ini, Spanyol di tempat kedua.

Nicolo Bulega vs Aaron Canet

Musim balap 2018, kelas Moto3 punya starting grid 28 pembalap dimana 9 diantaranya dari Italia! Kontribusinya mencapai 32,1%. Spanyol? Punya 6 pembalap atau setara 21,4%.

9 Pembalap Italia di Moto3 2018:

  1. #8 Nicolo Bulega
  2. #10 Dennis Foggia
  3. #12 Marco Bezzecchi
  4. #14 Tony Arbolino
  5. #16 Andrea Migno
  6. #21 Fabio di Giannantonio
  7. #23 Nicolo Antonelli
  8. #33 Enea Bastianini
  9. #48 Lorenzo Dalla Porta

6 Pembalap Spanyol di Moto3 2018:

  1. #5 Jaume Masia
  2. #42 Marcos Ramirez
  3. #44 Aaron Canet
  4. #72 Alonso Lopez
  5. #75 Albert Arenas
  6. #88 Jorge Martin
Pecco Bagnaia vs Alex Marquez

Mirip dengan kelas Moto3, di Moto2 Italia juga menjadi penyumbang pembalap terbanyak yakni 9 pembalap dari total 32 pembalap (28,1%) sedangkan Spanyol dengan 7 pembalap (21,9%). Dua negara ini yang menjadi penyumbang pembalap terbanyak baik di Moto3 maupun Moto2.

9 Pembalap Italia di Moto2 2018:

  1. #5 Andrea Locatelli
  2. #7 Lorenzo Baldassarri
  3. #10 Luca Marini
  4. #13 Romano Fenati
  5. #21 Federico Fuligni
  6. #24 Simone Corsi
  7. #42 Francesco Bagnaia
  8. #54 Mattia Pasini
  9. #62 Stefano Manzi

7 Pembalap Spanyol di Moto2 2018:

  1. #9 Jorge Navarro
  2. #27 Iker Lecuona
  3. #32 Isaac Vinales
  4. #36 Joan Mir
  5. #40 Hector Barbera
  6. #73 Alex Marquez
  7. #97 Xavi Vierge

Jadi, jika digabungkan tiga kelas tersebut, Italia mengungguli Spanyol untuk urusan banyak-banyakan jumlah pembalap; Italia 23 pembalap, Spanyol 22 pembalap. Bisa disimpulkan, Spanyol punya stok pembalap top melimpah, namun Italia punya banyak bibit-bibit unggul yang siap naik ke kelas tertinggi di tahun-tahun mendatang. Sebagai contoh, musim depan atau 2019 sudah ada satu Italiano yang dipastikan naik kelas yakni Francesco “Pecco” Bagnaia yang akan memperkuat tim satelit Ducati, Pramac Racing.

Advertisements