Rekap ARRC 2018 Thailand Race 1: Hasil Pembalap Indonesia di Kelas UB150, AP250 dan SS600

Balap Asia Road Racing Championship (ARRC) musim 2018 telah resmi dimulai. Seri perdana dilaksanakan di Sirkuit Chang International, Buriram-Thailand. Hari ini telah dilangsungkan race pertama di seluruh kelas; Underbone (UB) 150, Asia Production(AP) 250 dan Supersports (SS) 600. Dan hasilnya sebagai berikut.

Underbone 150

Di satu-satunya kelas motor bebek musim ini pembalap Indonesia Wahyu Aji Trilaksana menempati posisi ketiga di belakang dua pembalap Malaysia. Md Izzat Zaidi menjadi pemenang mengalahkan rekan senegaranya, Affendi Rosli sebagai runner up.

Di starting grid ada tiga pembalap Indonesia, selain Wahyu Aji ada juga Syahrul Amin dan Gupita Kresna. Hasilnya, Syahrul Amin finish kedelapan dan Gupita gagal finish. Musim lalu, Wahyu Aji keluar sebagai runner up klasemen UB150. Motor yang digunakan adalah MX King dan Supra GTR150.

Asia Production 250

Inilah ‘bintang’ dari ARRC kelas AP250 sebab di kelas ini ada tiga motorsport 250 yang bersaing yakni Honda CBR250RR,Yamaha R25 dan Kawasaki Ninja 250. Total ada 8 pembalap Indonesia di kelas ini; 3 dengan Honda, 4 Yamaha dan 1 Kawasaki. Hasilnya, di race pertama hasil terbaik diraih Mario Suryo Aji. Pembalap Honda ini merebut posisi runner up setelah sebelumnya finish ketiga. Sanksi mundur 5 grid pembalap Thailand, Muklada, menjadi berkah bagi Mario. Rekan setim Mario, Rezha Danica di posisi ketiga. Double podium bagi Astra Honda Racing Team.

Rafid Topan yang membela Yamaha Yamalube KYT finish ke-5. Richard Taroreh dengan Yamaha Racing Indonesia finish ke-8 diikuti Andy Muhammad Fadli ke-10 yang menunggangi New Ninja 250. Ahwin Sanjaya (AHRT) dan M. Faerozi (YRI) berturut-turut di posisi 11 dan 12. Pembalap Anggie Setiawan yang naik kelas dari UB150 gagal finish dengan R25-nya.

Di kelas ini, lawan utama Gerry Salim musim lalu, Anuparb Sarmoon dari Yamaha Thailand keluar sebagai pemenang. Musim lalu Indonesia dapat double champions di kelas ini usai Gerry Salim dan AHRT merebut juara umum pembalap dan tim.

Supersports 600

Kelas tertinggi di ARRC yang belum menjadi prioritas tim-tim asal Indonesia. Motor yang digunakan adalah supersport 600cc seperti Yamaha R6, Honda CBR600R dan Kawasaki ZX-6R. Indonesia hanya punya 2 wakil di kelas ini yaitu Ahmad Yudhistira yang tergabung ke dalam tim Manual Tech KYT Kawasaki Racing dan Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang di tim AHRT.

Hasilnya, Yudistira menjadi yang terbaik setelah finish ke-5 sedangkan Andi ke-10. Pembalap tuan rumah dari jalur wild card, Tihipong Waracom diluar dugaan keluar sebagai pemenang mengalahkan Anthony West dan Azlan Shah Kamaruzzaman dari Malaysia di tempat kedua dan ketiga.

Race 2

Race kedua akan dilangsungkan besok Minggu (4/3/2018) untuk seluruh kelas. Kita berharap banyak pengalaman berharga yang bisa diambil bagi Mario SA dkk. di ARRC musim ini sebagai bekal ke kompetisi lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.

Jika target utama MotoGP atau Superbike, sudah saatnya mereka-mereka ini difokuskan ke balapan dengan spesifikasi motor yang mendekati dua ajang paling bergengsi itu. Tahun depan kelas SS600 harus menjadi prioritas utama Honda, Yamaha ataupun Kawasaki.

ARRC menjadi kompetisi pertama yang diikuti pembalap-pembalap Indonesia di musim 2018 ini. Masih ada beberapa kompetisi balap lagi yang akan diikuti pembalap Indonesia seperti Asia Talent Cup, World Supersports 300 hingga Suzuka Endurance 8 Hours.

Advertisements