Komentar Para Pembalap Usai Simulasi Trek Basah Qatar, Komentar Jack Miller Ngeselin Banget Gak sih?

Prediksi cuaca di race pembuka MotoGP adalah hujan. Pengalaman musim lalu dan musim 2009 silam, Sirkuit Losail, Qatar hujan bahkan mengubah jadwal balap. Dorna dan panitia MotoGP Qatar sepakat untuk melakukan ujicoba trek basah di tes pramusim. Alhasil, dibuatlah simulasi trek basah artifisial. Sebanyak 18 truk tangki air dikerahkan untuk membuat Losail basah.

Pengkondisian trek basah dilakukan di 30 menit terakhir sesi 3. Para pembalap difokuskan pada pengujian daya pandang di lintasan saat aspal basah di bawah guyuran ribuan lux sinar lampu, daya pandang ada atau tidak. Direktur balapan MotoGP Mike Webb menyebut pengujian tersebut bukan soal mengatur setelan motor atau mengejar laptime satu putaran. Webb menyebut jika visibilitas didapatkan, balapan akan tetap dilanjutkan jika trek basah, jika tidak maka balapan tidak akan dilakukan!

Akhirnya, di sesi terakhir jam terakhir tes akhir pekan lalu itu, para pembalap melakukan simulasi menguji kemampuan penglihatan mereka saat melaju di lintasan basah. Beragam komentar keluar dari para pembalap. Marc Marquez misalnya yang menyebut balapan tetap bisa dilakukan walau visibilitas tidak akan sama. Sedangkan Cal Crutchlow sedikit berbeda dengan menyebut pandangan masih ok, hanya lintasan jadi sangat licin. Pembalap Inggris itu menyebut jika saat balapan nanti trek basah maka Ia akan memilih membicarakannya dengan komite keselamatan MotoGP ata dengan kata lain Crutchlow ingin balapan ditinjau ulang.

Berikut komentar beberapa pembalap usai melakoni uji trek basah di Losail, Qatar yang dikutip dari gpone.com (4/3/2018):

Marc Marquez

“Saya pikir tidak apa-apa, meski agak sulit melihat kerb dan garis putih, jarak pandang tidak sama karena lampu. Meski aspalnya licin, saya pikir kita bisa balapan jika hujan”

Danilo Petrucci

“Aku mencoba mengikuti Andrea (Dovizioso) tapi di titik-titik tertentu di lintasan aku tidak bisa melihatnya. Ada banyak air, kita perlu mengerti kalau kita bisa balapan, karena di beberapa bagian kamu tidak bisa melihat apapun”

Andrea Dovizioso

“Saya membuat kesepakatan dengan Petrucci. Kami pergi ke jalur bersama, bergiliran untuk memimpin. Tidak banyak air, putaran berjalan dengan baik, tapi situasinya kritis saat di trek lurus. Tergantung berapa banyak air yang ada di jalurnya, jika ada banyak, situasinya bisa menjadi rumit”

Cal Crutchlow

“Visibilitas bagus, tapi lintasannya benar-benar licin. Saya yakin jika hujan kita perlu mendiskusikannya di Komisi Keselamatan”

Karel Abraham

“Cengkeraman ban lebih baik dari yang saya harapkan, tapi memang benar bahwa jarak pandang bukanlah yang terbaik, ada banyak pantulan cahaya yang mengganggu”

Jorge Lorenzo

“Ini bukan situasi yang fantastis, cengkeramannya buruk, apalagi sepanjang jalan lurus. Saya riding sendiri, jadi saya tidak tahu visibilitas seperti apa selama pertempuran. Kita perlu melihat apa yang diputuskan, saya pikir akan sulit berpacu dalam hujan”

Komentar-komentar pembalap di atas menunjukkan keseriusan mereka dalam simulasi. Masukan demi masukan mereka berikan demi keselamatan di lintasan. Tapi, komentar satu pembalap ini benar-benar santai alias tak mau ruwet. Jack Miller dengan santainya berkomentar “lebih baik tidur dan beristirahat” hahahaha… Miller santai banget karena dia sangat percaya diri dengan lintasan basah. Penggemar MotoGP pasti paham bagaimana masterclass-nya seorang Miller di trek basah. Satu-satunya kemenangan di MotoGP yang diraihnya di saat balapan basah di Assen 2016 silam.

Jack Miller

“Nah, hujan akan membersihkan lintasan pasir gurun itu. Saya pikir kita bisa balapan di basah. Saya harus mengatakan bahwa saya tidak banyak naik, saya ingin mekanik saya bisa membersihkan motornya, jadi kita tidak akan terlambat. Besok kita memiliki penerbangan awal, lebih baik tidur dan beristirahat”

Hahahaha… Ngeselin gak sih, RA membayangkan Marquez dengan wajah cool memberikan komentar usai simulasi atau wajah serius Lorenzo atau wajah fokus Dovi dan Petrucci, eh giliran si Miller selengek-an berkomentar “kalian simulasi sono, gue mau tidur. Besok penerbangan awal” wkwkwkwk

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*