Setelah Tech 3 Adem Ayem, Kini Marc VDS Yang Galau!

ktm indonesia

Setelah Herve Poncharal tenang, kini giliran Michael Bartholemy yang merasakan kegalauan. Setelah Tech 3 menemukan tambatan hati, kini Marc VDS yang sedang gundah. Jika Tech 3 “menjalin kasih” dengan KTM, lalu dengan siapa Marc VDS akan “menikah”? Inilah episode baru balada tim satelit Marc VDS.

Yup, dengan berita bahwa KTM dan Tech 3 akan menjadi mitra dari musim 2019 dan seterusnya, spekulasi sekarang berada pada EG 0,0 Marc VDS dan masa depan tim bersama Honda karena kontrak mereka akan berakhir pada akhir musim ini.

Bartholemy tengah galau. Memperpanjang kontrak, berkhir musim ini,  dengan Honda masih masuk opsi namun dengan syarat kurang lebih sama dengan yang diinginkan Tech 3 ke Yamaha, dan nampaknya itu sulit direalisasi. Honda sudah menurunkan 3 motor spek pabrikan yang sama persis, 2 dari Repsol dan 1 di LCR, Untuk menambah 1 lagi rasanya agak sulit. Sedangkan dari sisi Marc VDS, kemenangan Jack Miller di Assen 2016 lalu memunculkan nilai tawar tinggi untuk mendapatkan motor spek pabrikan.

Sementara itu, jika lepas dari Honda Bartholemy sudah mengakui kecolongan dengan langkah Poncharal mengikat KTM.

“Hervé melakukan langkah yang sangat cepat, dia mengalahkan kami!”, kata Bartholemy, saat berbicara di acara peluncuran tim di Madrid. “Biasanya saya cepat memutuskan sepanjang waktu, itu bagus. Itu membuat tim Kejuaraan untuk Tim Independen juga sangat menarik. ” seperti dikutip dari motogp.com (7/3/2018).

Lalu, kemana kira-kira Marc VDS akan berlabuh?

“Suzuki adalah salah satu tim pabrikan yang sedang kita ajak bicara. Saya pikir tahun lalu ketika Honda menawari kami motor 2017, pada saat itu mereka hanya ingin menandatangani kontrak satu tahun,” ungkap Bartholemy. “Mungkin kami sedikit kecewa karena hanya satu tahun, karena kami ingin mendapat dukungan lebih dari perusahaan. Sekarang, segala sesuatunya berubah untuk kita dan untuk mereka [Honda] juga”.

Jika Marc VDS mengincar Suzuki, itu langkah yang benar. Kebetulan, Suzuki Ecstar tengah membidik musim 2019 nanti sudah memiliki tim satelit. Tentu saja, sebuah “kebetulan” yang sempurna bukan? Bartholemy optimis timnya akan segera menemukan tim pabrikan untuk berlabuh.

“Saya pikir kita adalah salah satu Tim Independen Terbaik yang bebas dari 2019 sampai 2021, jadi mari kita lihat. Sasarannya adalah memiliki pasangan selama tiga tahun ke depan dan tidak hanya mendaftar selama satu tahun. Mari kita lihat siapa yang bisa meyakinkan kita untuk masa depan kita,” tutup Bartholemy.

Giliran Michael Bartholemy yang galau

Heemm… benar-benar mirip ya dengan yang dialami Tech 3-nya Poncharal. Sedikit perbedaan adalah jika Tech 3 kecewa Yamaha tidak memberikan motor spek pabrikan terbaru untuk Johann Zarco, maka Marc VDS kecewa dengan Honda karena membiarkan pembalap terbaiknya, Jack Miller hengkang ke Ducati. Tapi, intinya sama, sama-sama tidak didukung tim induknya!

Advertisements