AISI Februari 2018: Vixion dan R15 Makin Terpuruk, Kalah Telak Dari CB150R dan CBR150R

ktm indonesia

Pangsa pasar motorsport mengalami peningkatan di bulan Februari 2018 ini. Angka distribusi mencapai 40.709 unit, dimana bulan sebelumnya, hanya laku 39.533 unit. Sebuah kondisi anomali ketika secara umum pasar motor nasional justru mengalami penurunan. Namun, walau mengalami peningkatan, segmen sport, khususnya 150 cc, tidak serta merta membuat Yamaha sumringah. Produk-produk sport 150 mereka kini makin terpuruk, makin jauh ditinggalkan Honda.

Oke, sekarang kita lihat bagaimana penjualan (wholesales) 7 produk sport 150 cc di bulan Februari 2018 ini. Dikutip dari viva.co.id (13/3/2018) jajaran sport Honda sukses menguasai top 3, sedangkan sport Suzuki ada di bottom 2. Sport Yamaha di middle.

Sport 150 terlaris di bulan kasih sayang itu adalah CB150R. Naked sport Honda ini mampu terjual hingga 7.168 unit. Angka ini jauh lebih besar dari pesaing dekatnya, Yamaha New Vixion. New Vixion yang hingga akhir tahun lalu masih menjadi raja sport tanah air terus terpuruk dengan penjualan hanya di angka 2.508 unit.

Tentu angka dua ribu bukanlah kabar baik bagi Yamaha, padahal di masa jayanya New Vixion bahkan bisa terjual hingga 10 kali lipat penjualan saat ini. Nampaknya, strategi dua varian, Vixion Standar dan Vixion R, gagal. Desain New Vixion yang stuck dan itu-itu saja, bahkan cenderung jelek, menjadi alasan. imho. Padahal secara performa New Vixion masih bisa diandalkan, apalagi yang Versi R, walau untuk mendapatkan Versi R ini sampeyan harus mengeluarkan duit nyaris 30 juta.

Kemudian beralih ke motorsport 150 cc atau sport fairing. Di sini Yamaha punya New R15 VVA yang diklaim punya performa di atas kertas paling superior di kelasnya. Namun, urusan penjualan New R15 VVA jauh panggang dari api. Hanya laku 2.609 unit sepanjang 28 hari bulan lalu tentu bukan hal yang menyenangkan. Apalagi di kelas yang sama, motor paling lemot dan paling minim fitur, Honda CBR150R justru paling laris. Si nearsquare yang ramping ini terjual hingga 7.059 unit!

Jika di naked sport kekalahan Yamaha lebih ke desain, di kelas ini RA melihat harga jual yang menjadi pembeda. New R15 VVA memiliki banderol paling mahal di antara sport fairing 150cc. Sebelum naik menjadi Rp35 juta di bulan ini, sebelumnya New R15 dibanderol Rp34,5 juta. Sedangkan CBR150R punya banderol termurah Rp32,9 juta. Selisih hampir Rp2 juta masih dianggap besar, angka itu bisa buat memodifikasi motor jadi lebih ganteng atau lebih powerfull. Minimal bisa buat beli knalpot aftermarket. Yamaha nampak terlalu percaya diri di kelas ini, padahal stigma DOHC lebih superior dibanding SOHC masih besar untuk sport fairing.

Nah, satu lagi varian naked sport Honda yang bikin Yamaha makin terlihat makin terpuruk, Verza. Jika melihat timing peluncuran, nampaknya ini penjualan Verza lama. Verza menjadi sport 150 terlaris ketiga, unggul dari New R15 dan New Vixion! Verza terjual sebanyak 3.764 unit sepanjang Februari kemarin. Lebih banyak seribuan unit masing-masing dari New R15 dan New Vixion. Duh, dengan versi lawas saja sudah keok, apalagi dengan Verza baru yang lebih stylish?

Lalu, bagaimana dengan Suzuki. Entah kenapa, duo GSX series pabrikan S ini makin tidak laku saja. Padahal dari sisi performa banyak yang telah membuktikan, baik GSX-R maupun GSX-S150 adalah yang terkencang di atas aspal. Harga keduanyapun masuk paling murah dibanding produk-produk Honda dan Yamaha. Tapi, penjualan belum juga bisa mengalahkan atau mendekati Y dan H. Di Februari ini, GSX-R150 terjual 848 unit saja. Gak sampai seribu unit, padahal di Januari mencapai 2 ribuan unit. GSX-S150 lebih parah hanya 63 unit.

Apakah Suzuki kurang promosi, kurang pendekatan ke calon konsumen misalnya dengan mendekati komunitas-komunitas motor, atau karena memang jumlah dealer yang sedikit menjadi penyebab rendahnya kuantitas penjualan duo GSX. Kalau untuk GSX-S150 RA meyakini desain menjadi titik lemah. Terutama melihat desain headlamp dan buritan yang gak banget buat motor harian. Namun, untuk GSX-R150 membingungkan. Motor ini dibilang jelek gak, karena desainnya menurut RA oke, simpel namun tetap sporty. Atau jangan-jangan publik belum bisa menerima desain single headlamp? Atau minimnya fitur yang dimiliki? Tapi GSX-R150 punya keyless ignition tuh, gak dimiliki dua kompetitornya langsung, New R15 dan CBR150R. Lalu, apa dong? ada yang tahu?

Top 7 Sport 150 Terlaris Februari 2018:

  1. CB150R ~ 7.168 unit
  2. CBR150R ~ 7.059 unit
  3. Verza 150 ~ 3.764 unit
  4. New R15 VVA ~ 2.609 unit
  5. New Vixion ~ 2.509 unit
  6. GSX-R150 ~ 848 unit
  7. GSX-S150 ~ 63 unit

Sebelum Honda menemukan desain yang tepat untuk CB150R, Yamaha sangat tangguh di segmen sport. New Vixion mampu menjadi tulang punggung penjualan, bahkan ketika R15 tidak berkutik dari CBR150R. Namun, ketika New CB150R muncul dengan desain seperti saat ini yang cakep dan proporsinya pas, terlepas dari berbagai masalah yangka dan mesin yang dihadapi, Honda segera mampu mengalihkan perhatian konsumen naked sport 150 ke arah mereka. Sebaliknya, Yamaha Vixion yang sebelumnya selalu hadir dengan ubahan desain revolusioner, dari Old Vixion ke New Vixion, kini justru seperti mengikuti pola Honda beberapa tahun silam dalam mendesain produk. Kurang pas, nanggung, wagu dan seperti kehabisan ide-ide spektakuler dalam mendesain Vixion terbaru. Alhasil, sampeyan bisa melihat desain New Vixion standar atau versi R tak lebih seperti modifan dari versi sebelumnya, tapi justru modifan yang lebih jelek.

Apakah sampeyan setelah membaca hingga paragraf sebelum ini menganggap artikel ini BC atau menjelek-jelekkan Yamaha, RA tidak peduli. Sejak pertama meminang produk Y jamannya New Scorpio Z, RA tidak pernah berpaling dari sport Yamaha. Ada New Vixion Lightning pasca mengganti sipio kala itu. Kini, di rumah ada NMax dan New Soul GT125 sebagai motor harian. Jika di rentang waktu 2010-2015 lalu disuruh memilih motor sport under 30 jutaan, pilihan sangat jelas sampeyan bisa menebak RA akan pilih mana, namun jika saat ini waktunya maka dari parahraf demi paragraf di atas sampeyan juga bisa menebak pilihan RA. Makanya, mending maxi skutiknya dibanding sport 150 cc Yamaha #eh

Advertisements