Video Detik-Detik Mario SA Nyaris Menang di ATC Qatar 2018, Nyessek Banget Cak!

ktm indonesia

Gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (ATC) Qatar berlangsung ketat dan dramatis. Ada beberapa pembalap Indonesia yang tampil di kompetisi pencarian bakat pembalap-pembalap masa depan ini. Salah satunya Mario Suryo Aji. Mario SA menjalani debutnya di ATC 2018 ini dengan performa istimewa. Anak ajaib asal Magetan ini nyaris memenangi seri perdana ATC musim ini. Ia hanya kalah tiga perseratus detik dari pembalap yang lebih berpengalaman dari Jepang.

Ya, seri perdana ATC 2018 digelar di sirkuit yang sama dengan gelaran MotoGP, Losail Qatar. Mario SA start dari posisi dua hasil kualifikasi, di belakang Agung Didu. Sayang, Agung harus menerima sanksi penalti start buncit usai motornya mati saat warm up. Alhasil, Mario naik di damping pembalap Jepang di posisi kedua, Haruki Noguchi.

Dua pembalap inilah yang akhirnya bersaing ketat hingga garis finish. Sampai lap 10, Mario SA dan Noguchi terus memimpin di depan. Bahkan terjadi beberapa kali saling overtake. Akhirnya, di lap 14 atau lap terakhir sebelum tikungan terakhir Mario SA tepat di belakang Noguchi. Keluar tikungan, Mario masih tempel ketat Noguchi.

Nah, di straight jelang garis finish, Mario perlahan mendekati Noguchi, bahkan beberapa meter jelang finish Mario sempat mendahului pembalap Jepang yang sudah memasuki tahun keduanya di ATC ini. Ketat banget… sayang, Noguchi menyentuh garis finish terlebih dahulu dengan keunggulan tipis 0,034 detik dari Mario. Video di bawah bisa sampeyan saksikan serunya detik-detik jelang finish ATC 2018.

Mario SA ini memang gokil. Baru berusia 14 tahun, tapi skill balapnya tak terlihat kalau masih berusia belia. Sangat agresif dan matang. Pembalap di bawah naungan Astra Honda Racing Team (AHRT) ini pada musim 2018 mengikuti berbagai kompetisi balap; seperti ATC, di tingkat Asia ada ARRC AP250 dan IRC yang tingkat nasional. Semoga dengan semakin banyaknya kompetisi yang diikuti, Mario bisa makin matang dan meningkat skill balapnya. Usia emas ini untuk menuju MotoGP. Indonesia harus memelihara pembalap model begini.

Hasil ATC Qatar 2018:

Advertisements

1 Comment

  1. Yup pembalap yang potensial semoga AHM benar2 akan menggemblengnya menjadi pembalap hebat jangan sampai cuma menjadi brand image yang akan membuat fokus pembalap terpecah sebelum berkembang.

Comments are closed.