New NMax 155 Facelift, Semoga Tidak Ikut Aliran Byson!

Motor harian RA nih cak, sebelum diambil alih menteri keuangan rumah tangga hehehehe… Yup, Yamaha NMax 155 sudah menginjak tahun ketiga perjalanannya di tanah air. 3 tahun penuh kesuksesan. Tapi, eksistensi si montok ini mulai diusik oleh sang follower, Honda, dengan New PCX 150-nya. Seperti yang sudah-sudah, kehadiran produk paling akhir di kelas yang sama akan menghadirkan “sesuatu” yang lebih, New PCX pun begitu. Performa sih RA percaya NMax masih the best, tapi fitur harus diakui New PCX selangkah di depan. Namun, sepertinya itu tidak akan lama.

Kabar terkini soal bocoran project New NMax 155 yang didapat dari iwanbanaran.com (29/3/2018) menyebutkan bahwa Yamaha sedang mempertimbangkan untuk meng-upgrade fitur-fitur si VVA pertama ini agar bisa mengimbangi New PCX. Wah, perang masih jauh dari kata usai nih, cak. Bersiaplah next round¬†“perang” NMax vs PCX akan terjadi.

Keunggulan New PCX 150, layaknya skutik-skutik Honda lainnya, adalah fitur yang melimpah. Salah satu fitur yang kasat mata di New PCX adalah keyless ignition yang membuat si pemilik tidak perlu lagi memakai kunci kontak manual. Nah, inilah sasaran tembak utama dari Yamaha untuk New NMax nanti. Fitur keyless ini sebenarnya bukan barang baru di skutik Yamaha. Aerox 155 versi S juga sudah mengaplikasikannya, jadi memang sudah seharusnya New NMax punya hal serupa.

Tapi, keyless bukanlah satu-satunya fitur baru yang akan dibenamkan di New NMax, dan memang harus begitu, tapi masih ada SSS (stop start system) yang bikin starter lebih halus. Jujur nih, fitur SSS atau ACG di Honda gak terlalu dibutuhkan sih. Bahkan, di tengah rawannya kriminalitas pencurian motor, fitur ini justru membantu maling makin nyaman hidupkan motor. Senyap, cak! imho. Starter NMax current sudah lebih dari cukup. Gak se-bletak dor skutik Honda di awal-awal muncul, tapi juga tidak se-senyap ACG.

Fitur lainnya adalah Hazard Lamp yang kayaknya akan menjadi standar skutik baru Yamaha ke depan. Memang di jalan masih banyak rider dengan otak secuil yang pakai lampu ini seenaknya sendiri, tapi sepertinya Yamaha mau membiasakan fitur darurat ini hadir di tengah-tengah konsumen sehingga sosialisasi akan berjalan sendiri. Tentu, butuh waktu lebih. Mencoba positif saja sih hahaahha…

Dan, untuk fitur USB charger sih sudah wajib hadir nih di skutik-skutik baru. Penetrasi gadget yang begitu dalam dan luas saat ini menjadikannya sumber tenaga listrik untuk mengisi ulang batere sangat dibutuhkan. Di tengah mobilitas yang makin tinggi, tentu mengisi ulang gadget di motor adalah pilihan bijak. Pabrikan harus menjembatani kebutuhan satu ini. Kalau Yamaha mau USB Charger di New NMax ini lebih value, seharusnya diberikan paket komplit. Artinya, konsumen tidak lagi harus beli ini-itu lagi agar socketnya bisa dipakai. Pokoknya tinggal colokin gadget, nge-charge deh… Mempermudah kita yang sudah ngeluarin duit puluhan juta buat mendapatkan unit motornya. Mosok menyediakan port seharga puluhan ribu gak mau sih?!

Oke, itu fitur… bagaimana dengan desain? Kalau boleh memilih sih desain NMax current sudah oke. Walau ada yang bilang aneh bagian belakangnya, tapi justru itu yang membuat NMax ini khas. Sudah banyak skutik-skutik di jalanan yang berdesain runcing bagian belakangnya, NMax menawarkan sesuatu yang beda dengan “bokong” semoknya. Buritan yang membulat sesuai dengan bodi depannya yang berisi. Tapi, ini hanya opini dan keinginan, toh nantinya Yamaha yang memutuskan.

Andaikan¬†desain New NMax ‘terpaksa” mau diupdate, perubahan minimalis seperti dari NVL ke NVA sudah cukup. Jangan sampai apa yang dialami Byson menimpa NMax. Sudah benar terlihat kekar, gagah, moge look, eh malah diubah jadi sporty dengan sudut dimana-mana, gak laku kan? Tapi, kalau kata mas iwb desain NMax akan berubah total (all new) koq perasaan tidak enak ya hahahaha…

 

Advertisements

3 Comments

  1. N max tetap dgn desain sekarang..ga prlu dirubah jgn sampe blunder lagi…kalo mw bntuk baru sekalian aza rilis smax ato force 155…jd bnyk varian

  2. nahh ini mas, max series ngambil base desain dari eropa, european looks, terus pasarnya sampe benua eropa, nggak boleh blunder desain jepang dipake… nanti pasar sana tercederai..

Comments are closed.