Yamaha M1 Terus Bermasalah, Rossi: “Setidaknya Kami Bisa Balapan”, Minimal Banget Yak…

Valentino Rossi membuka musim baru MotoGP 2018 dengan keberhasilan naik podium ketiga di Qatar. Rossi mengalahkan Cal Crutchlow dan Danilo Petrucci dalam perebutan posisi tiga. Hasil tersebut membuktikan bahwa Rossi masih bertaji, masih mampu mengalahkan pembalap muda. Selain itu, dengan finish keenam Vinales, paket Yamaha M1 rasanya sudah mengalami banyak kemajuan. Tapi, Rossi masih menganggap Yamaha melakukan kesalahan di musim lalu.

“Kami kehilangan beberapa waktu pada 2017, karena motor yang salah. Ducati dan Honda lebih baik. Mereka lebih banyak bekerja, memiliki banyak uang dan sumber daya. Kami kesulitan di bagian elektronik,” keluh Rossi seperti dikutip dari motorsport.com (29/3/2018).

YZR-M1 2018 masih bermasalah dengan paket elektronik

Tidak disebutkan detil kesalahan apa yang dimaksud. Namun, jika mengacu pada performa YZR-M1 musim lalu, Yamaha terlihat ‘salah jalan’ dalam pengembangan tunggangan Rossi dan Vinales. M1 terlihat sangat mendominasi sejak sesi pramusim 2017 termasuk di awal-awal seri dimana Vinales mampu menang 2 kali beruntun di dua seri perdana. Namun, mendekati paruh musim performa M1 seolah jalan ditempat.

Makin parah ketika memasuki paruh musim hingga akhir kompetisi. M1 tak berkutik menghadapai kemajuan Desmosedici GP17 dan RC213V. Rossi dan Vinales tenggelam, di akhir musim bahkan Rossi finish di posisi terendahnya selama membela Yamaha, yakni kelima klasemen. Vinales yang finish ketiga, sesuatu yang bagus sebenarnya untuk sekelas rookie, namun membandingkan performanya di paruh awal dengan paruh akhir, jelas ada yang salah dengan paket M1.

ECU Magneti Marelli biang masalah Yamaha

Sejak Dorna menyeragamkan penggunaan ECU Magneti Marelli, Yamaha memang belum menemukan set up yang pas untuk M1, bahkan sejak awal musim ini. Sebaliknya, Ducati yang memang sebelum ada aturan itu telah memakai Magneti Marelli, makin mantab dengan pengembangan Desmo-nya. Pun demikian dengan Honda yang cepat beradaptasi dengan paket elektronik baru.

Masalah Yamaha makin berat ketika M1 ternyata belum juga klop dengan ban Michelin. Komplit sudah. ECU bermasalah, ban tidak juga positif. Namun, hasil race Qatar kemarin menumbuhkan asa baru. Yamaha M1 mulai membaik. Buktinya, Rossi yang start ke-8 bisa podium, Vinales yang start ke-12 bisa finish keenam.

Podium Tiga Qatar tumbuhkan asa baru Rossi dengan M1

“Tahun lalu, kami kehilangan hal bagus dari motor. Sekarang kami masih bermasalah, tapi kami menemukan hal positif dari 2017. Maverick ketiga dan saya kelima (pada klasemen.) Kami bertarung sampai pertengahan musim. Kami bisa lebih. Kami lebih kuat. Setidaknya kami bisa balapan,” papar Rossi.

Kalimat terakhir minimum requirement banget ya hahahaha…

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*