Ketagihan, Zarco Kembali Targetkan Menang Di Argentina!

ktm indonesia

Cak, jelang MotoGP Argentina di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Minggu (8/4/2018) pembalap Yamaha Tech 3 Johann Zarco tampaknya ketagihan untuk mengusung target menang nih. Setelah nyaris membuat sejarah di Qatar, Zarco kembali memasang target kemenangan di Argentina. Tekad Zarco untuk menang tidak lepas dari hasil yang diperolehnya di balapan pembuka.

Start dari pole, Zarco terus melesat di depan hingga 17 lap. Sayang, 5 lap terakhir menjadi bencana, performa M1 terus merosot hingga akhirnya Ia harus puas finish ke-8. Kembali kehilangan peluang menorehkan kemenangan pertama di kelas premier, Zarco mengaku makin termotivasi. Ia mengincar balapan akhir pekan ini sebagai penebus rasa penasarannya.

“Saya senang kembali mengendarai motor dalam waktu dekat,” serunya. “Setelah Qatar kami memiliki masa rehat dua minggu. Saya mencoba yang terbaik untuk mempersiapkan diri, serta berpikir tentang segala yang terjadi pada balapan pertama tahun ini. Saya sangat termotivasi untuk mengulang lap tercepat [pole], dan saya ingin memimpin balapan lagi, ditambah memanfaatkan kesempatan untuk menang saat ini”, ujar Zarco seperti dikutip dri motorsport.com (3/4/2018).

Kemudian, Zarco kembali menargetkan kemenangan, seperti yang dilakukannya di Qatar. Performa Zarco memang impresif di seri pembuka dua pekan lalu. Secara mengejutkan Ia meraih pole, mengalahkan pembalap lain yang lebih dominan di sesi latihan bebas seperti Andrea Dovizioso. Tapi, Zarco juga harus ingat, menang tidak melulu soal mem-push motor sejak awal hingga akhir. Performa ban juga harus diperhatikan jika tidak ingin seperti di Qatar nasibnya.

Performa impresif pria Prancis 27 tahun itu berlanjut di race Minggu. Selepas lampu start padam, motor Yamaha M1 bernomor 5 langsung melesat. Selepas tikungan pertama Ia terus memimpin. Sempat mendapat gangguan dari Marquez, Rossi dan Dovi, Zarco terus melesat bak pembalap papan atas dengan motor pabrikan. Padahal motor yang digunakan “hanyalah” motor spek lawas.

Ketika kemenangan sudah hampir di depan mata, tiba-tiba performa ban M1 drop. Perlahan tapi pasti Zarco disalip pembalap-pembalap lain. Tiga nama yang disebutkan di atas langsung ke depan begitu Zarco merosot. Bahkan, Zarco kemudian disalip Crutchlow, Vinales dan Petrucci untuk finish kedelapan.

Advertisements