MotoGP Argentina 2018: Drama Of The Year, Podium Mengejutkan dan Aksi ‘Celeng’ Marquez

Drama of the year. Kalimat yang tiba-tiba muncul di pikiran menyaksikan race MotoGP 2018 seri kedua di Sirkuit Termas de Rio Hondo, Argentina, Senin (9/4/2018) dini hari wib. Sejak awal sudah penuh drama, sepanjang balapan juga banyak drama dan endingnya juga drama banget. Pokok e, MotoGP Argentina ini tidak hanya soal hasil podium, tapi juga proses menuju ke sana yang seru.

Drama sudah terjadi sesaat sebelum start. Tiba-tiba start ditunda gegara seluruh pembalap mengganti ban wet ke dry, kecuali sang pole Jack Miller. Ya, pemandangan unik terlihat di garis start, hanya ada Miller di sana. Pembalap lain masuk pit. Jan, keseruan pertama ini.

Ketika semua pembalap sudah selesai ganti ban, race director memutuskan memundurkan grid start seluruh pembalap yang ganti ban dengan posisi start masih sama, kecuali Miller! Alhasil, sampeyan bisa lihat di garis start Miller seolah-olah di-voor oleh pembalap lain dengan membiarkannya start paling depan, sendirian pula. Drama kedua ini.

Gambar dapat nyolong dari fb-nya om deka

Kekonyolan muncul lagi sesaat sebelum start. Marc Marquez pelakunya, nama yang akhirnya akan menjadi buah bibir balapan ini setelahnya. Tiba-tiba motor RC213V nya stall alias mati mesin ketika sesi warm up 1 lap akan dimulai. Jadi kayak kejadian Mario SA di ARRC Thailand ya. Oke, mesin stall saat akan start sebenarnya kejadian biasa, tapi bukan Marquez kalau semuanya dijadikan biasa.

Ketika race director memutuskan Marquez harus masuk pit untuk start dari sana sebagai akibat mesin mati, eh tetiba mesin hidup lagi saat didorong, padahal sudah ke arah berlawanan. Marquez balik kanan kembali ke barisan start. Somplak bener nih bocah… Akibatnya, Marquez dikenai ride-through penalty. Padahal Ia tengah memimpin nih hingga lap 6. Penalti pertama Marquez. Tenang, masih ada dua penalti lagi lho…

Eta si Marquez ngapain wkwkwkwk
Bapak capek nak!

Eh iya, lepas start ada momen seru, Dani Pedrosa jumpalitan abis duel dengan Zarco. Entah apakah akan ada yang disalahkan dari insiden Pedrosa ini. Kita tunggu saja..

Oke, selepas masuk pit untuk penalti, Marquez keluar lintasan drop ke posisi 19. Tapi, lagi-lagi bukan Marquez kalau membiarkan dirinya bertarung di belakang. Satu per satu pembalap disalipnya. Ketika Marquez tengah berusaha ekstra keras merengsek dari belakang, di depan pertarungan tersaji antara Miller vs Alex Rins memperebutkan posisi leader. Diikuti Johann Zarco dan Cal Crutchlow di belakang mereka. 3 rider tim satelit dan 1 rider setengah pabrikan di depan. Kejadian langka ini di MotoGP.

Kembali ke drama. Marquez yang tengah ngotot di belakang menyalip satu persatu permbalap di depannya. Hingga akhirnya di lap 10 Ia harus menghadapi pembalap Aprilia, Aleix Espargaro. Manuver agresif Marquez terhadap Espargaro hingga gagal melanjutkan lomba menghasilkan penalti kedua, penurunan 1 posisi dari Marquez. Ya, HANYA penurunan satu posisi saja, benar-benar anak emas ini bocah.

Drama kedua

Di baris depan, komposisi masih tetap. Miller vs Rins dan Zarco serta Cal buntuti terus. Baris kedua ada Dovi, Vinales dan Rossi. Dovi nampaknya kedodoran atas serangan Vinales. Dan akhirnya benar, Vinales dan Rossi sukses salip Dovi di lap 14. Di belakang, Marquez sudah di posisi 11.

Drama kemudian muncul lagi dan berpotensi akan menjadi bahasan paling seru seminggu ke depan atau bahkan sepanjang musim. Lap 21, Marquez yang sudah di baris kedua tepat di belakang Rossi melakukan aksi ‘celeng’. Sruduk sana-sini dimana di suatu momen, Ia nampaknya memaksakan masuk dari sisi dalam Rossi padahal ruang sudah tertutup. Dan, benar saja… Rossi crash gegara ulah ‘celeng’ Marquez.

Aksi ‘celeng’
Waduh…
Sorry coy, motor gue gak bisa belok!

Akibat ulah ‘celengnya’ terhadap Rossi, Marquez akhirnya mendapat penalti ketiga, 30 detik tambahan waktu dari hasil finish. Modiaarr… akibatnya, Marquez yang sebenarnya finish kelima, terpaksa lengser keprabon ke posisi 18. Rossi yang sebenarnya bisa melanjutkan balapan hanya finish ke-19. Suek tenan

Selepas race, nampak Marquez berjalan menuju paddock Rossi, sepertinya untuk minta maaf. Namun, kaka Rossi, Uccio dan para kru menolak kedatangan mereka. Marquez dan kru Repsol balik kanan. Asli bakalan ruwet ini cak…

Di depan, saat sisa 3 lap, Zarco berhasil memimpin. Rins yang sempat leading setelah menyalip Miller gagal mempertahankan posisinya di lap 7 harus drop ke posisi 4. Miller pun nampaknya kehabisan ban dan pasrah turun ke posisi 4 di lap 22. Pertarungan di depan terjadi antara Zarco vs Cal. Lap 23 Cal sukses overtake Zarco dan mempertahankan posisinya hingga menyentuh garis finish. Kemenangan perdana Cal musim ini sekaligus ketiga sepanjang karir balapnya di MotoGP. Zarco podium 2 dan Rins ketiga. Podium Argentina tanpa pembalap alien!

Podium mengejutkan, pembalap satelit ‘semua!’
Merekalah yang paling bahagia di Argentina

Berikut Hasil Lengkap MotoGP Argentina 2018:

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*