Legenda MotoGP: “Marquez Bodoh!”

MotoGP Argentina akhir pekan lalu telah mengangkat semua kontroversi yang terjadi. Subjek utama perdebatan tentu saja insiden Marquez dan Rossi, sebuah episode baru clash dua pembalap MotoGP paling tenar saat ini dari dua dua generasi berbeda. Makin panas setelah pihak luar ikut nimbrung menyiramkan bahan bakar ke dalamnya, termasuk apa yang dikatakan legenda MotoGP, Giacomo Agostini berikut.Juara dunia 15 kali itu tanpa tedeng aling-aling langsung menyebut Marquez bodoh. Sembari menjelaskan alasan kenapa Ia menyebutkan pembalap berusia 25 tahun itu dengan kata-kata itu.

“Marquez bodoh, saya mengatakannya sebagai teman. Dia melahap mereka semua, dia bisa saja menunggu putaran berikutnya dan mungkin mempersiapkan overtaking yang lebih baik. Ini tidak benar, saya tidak ingin membelanya tetapi Anda harus melihat situasinya juga,” ujar Agostini.

Sementara itu menyikapi permintaan maaf Marquez yang ditolak kubu Yamaha, Agostini punya pendapat yang kurang lebih sama dengan yang dikatakan beberapa pengamat. Permintaan maaf Marquez sudah benar, hanya timing-nya yang kurang pas.

“Dia membuat kesalahan dan pergi untuk meminta maaf, meskipun permintaan maafnya tidak diterima. Jika Marquez mau menunggu 20 menit, mungkin setengah jam, mungkin air akan tenang”, tambah pria kelahiran 16 Juni 1942 itu.

Agostini juga meminta semua pihak untuk tidak lagi membuat kejadian ini seperti drama yang besar.

“Hal seperti ini biasa terjadi, akan terjadi, telah terjadi dan kita tidak seharusnya membuatnya menjadi drama yang lebih besar lagi”.

Walau menyebut Marquez bodoh, namun nyatanya Agostini setuju dengan sanksi yang diperoleh Marquez saat balapan yakni tambahan waktu 30 detik dari hasil balap yang membuatnya harus finish ke-18.

“Dia tidak seharusnya didiskualifikasi, dia sudah dihukum dalam lomba. Jika kami mendiskualifikasi pembalap setiap saat, kita tidak akan bisa berlomba lagi. Ini berlaku untuk semua orang”, tutup Agostini sembari memberikan contoh apa yang dialami Iannone saat menyeruduk Dovizioso dua tahun lalu juga di Argentina.

Ya, saat itu ketika last corner di last lap, Iannone yang masih setim dengan Dovi di Ducati tiba-tiba menyeruduk rekannya itu sehingga keduanya crash dan podium 2-3 yang telah di depan mata akhirnya sirna. Rossi yang berada tepat di belakang keduanya mendapat untung dengan finish kedua.

Giacomo Agostini: “Marquez Bodoh!”
Advertisements