3 Video Aksi ‘Menolak Jatuh’ Pembalap MotoGP, Mana Yang Paling Spektakuler?

Jelang seri ketiga MotoGP 2018 di Sirkuit COTA Amerika, akun resmi twitter @MotoGP merilis 3 video penyelamatan pembalap dari kondisi nyaris jatuh. Ada 3 pembalap yang masuk kategori ini yakni Marc Marquez, Loris Baz dan Niklas Ajo. Inilah 3 video aksi ‘menolak jatuh’ pembalap MotoGP!

Video pertama adalah upaya seorang Loris Baz di tahun 2017 lalu kala nyaris crash di GP Amerika di Sirkuit COTA. Baz yang saat ini pindah ke World Superbike, kala itu membalap untuk Avintia Racing nyaris crash di sesi kualifikasi. Bahkan, laman motogp.com menyebut usaha Baz menghindar dari jatuh ini disebut sebagai melawan hukum fisika.

Saat memasuki tikungan terakhir, ban depan motor Ducati yang dikendarai Baz tiba-tiba selip. Kondisi 99% jatuh ternyata berhasil digagalkan oleh Baz yang dengan segala upaya menolak jatuh dan berhasil membuat motornya stabil.

Aksi penyelamatan kedua adalah dari Moto3 tahun 2015. Adalah Niklas Ajo pembalap 20 tahun dari Finlandia itu pelakunya. Dua tikungan jelang finish di Assen 2015, tiba-tiba Ajo kehilangan kendali atas motornya. Imbasnya, motornya oleng dan dia pun meluncur ke luar lintasan.

Namun, sadar bahwa finish di depan mata, Ajo mati-matian mempertahankan diri agar tidak jatuh. Alhasil, Ia meluncur dengan lututnya. Kedua tangannya tetap memegang setang motor, sementara hampir seluruh tubuhnya terseret di sebelah kanan motornya sampai garis finish. Berkat aksinya itu, Ia mendapat applause dari seluruh penonton GP Belanda. Sayang, walau berhasil finish Ia hanya di posisi 17, padahal sebelum insiden itu Ajo ada di posisi 8.

Bicara aksi penyelamatan atau menolak jatuh, rasanya tidak pas kalau tidak menyebut nama Marc Marquez. Musim lalu, Marquez tidak hanya tampil spektakuler dengan 6 kemenangan, tapi juga mencatatkan sejumlah penyelamatan nyaris mustahil saat akan jatuh. GP Valencia di seri terakhir musim lalu menjadi puncak kehebatan Marquez menolak jatuh.

Pembalap berusia 24 tahun itu nyaris terjatuh dari lintasan tepatnya pada lap 23. Namun dengan gemilang, ia mampu menyeimbangkan motornya kembali dan melanjutkan balapan.

Padahal, saat itu Ia tengah memperebutkan titel juara dunia dengan Andrea Dovizioso. Bukan tidak mungkin, jika saat itu Marquez jatuh dan gagal melanjutkan lomba, Dovi akan lebih santai dan bisa menikung Marquez meraih gelar champions. Beruntung, Marquez yang di musim lalu mencatat 27 kali jatuh, seperti terbiasa menyelamatkan diri dan lanjut hingga finish. Gelar juara dunia pun kembali direngkuhnya.

Nah, dari tiga aksi menolak jatuh di atas, menurut sampeyan mana yang paling spektakuler, cak?

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*