Jangan Pilih New Vario 125 eSP dan LEXi 125 Jika…

Cak, ada rencana ambil motor baru? eh maksudnya beli, kalau ambil bisa berabe. Kalau ingin motor dengan kapasitas mesin 125cc, maka pas banget nih. Ada dua hot item yang fresh from the oven, dari dua pabrikan yang selama ini selalu bersaing ketat, Honda dan Yamaha. Vario 125 eSP dan LEXi 125. Kira-kira dari keduanya mana yang tidak mau sampeyan pilih? Lho?

Baca pelan-pelan ya, boleh sambil menikmati secangkir kopi pahit buatan istri dan pisang goreng hangat warung sebelah.

Vario 125 eSP secara umum sebenarnya “hanya” ganti baju dari versi sebelumnya. Bahkan, ganti bajunyapun sepintas ada di bagian headlamp dan buritan, khususnya spatbor. Selebihnya sama, termasuk untuk mesin.

Mengapa Vario 125 eSP ini tidak boleh sampeyan pilih? Alasannya begini:

Pasaran

Yup, secara desain Vario 125 anyar ini dengan versi sebelumnya menggunakan konsep evolusi, bukan revolusi. Alhasil, tongkongannya juga mirip dan di jalanan sampeyan bisa menemukan spesies motor ini sangat-sangat banyak. Jika jiwa sampeyan tidak ingin yang sama dengan yang lain, Vario 125 eSP ini bukanlah pilihan bijak untuk di bawa pulang.

Big Size

Ini soal dimensi tubuh sampeyan, cak bukan motornya lho ya. Jika sampeyan punya ukuran tubuh tinggi di atas 180 cm dan bobot lebih dari 85 kg, rasa-rasanya Vario 125 eSP ini akan menjadi kekecilan. Lutut mentok bahkan bisa sampai membuat sudut putar stang berkurang. Belum lagi dari sisi keindahan, gak enak banget dilihatnya, serasa kingkong naik motor. Ups… gak usah baper, ini lebih membicarakan RA sendiri yang big size hahahaha…

Mesin Biasa

Mesin Vario 125 eSP masih 2 klep sehingga sensasinya sama dengan skutik-skutik lainnya. Nah, jika sampeyan ingin merasakan sensasi beda untuk urusan performa mesin, Vario 125 eSP bukanlah pilihan bijak.

Mengapa LEXi 125 jangan sampeyan pilih, ini alasannya!

Motor Baru

Status LEXi 125 adalah all new alias benar-benar baru. Sehingga satu hal yang belum kita ketahui adalah durabilitas dan berbagai penyakit yang mungkin saja timbul di kemudian hari (walau di sudut ini bisa juga akan mulus terus). Sarannya, jangan beli sekarang. Jika mau bersabar, tunggu setidaknya 6 bulan atau setahun dan ikuti apa saja keluhan-keluhan yang muncul dari user lainnya.

Imut

Walau hanya 125 cc, namun LEXi ini masuk kategori maxi skutik. Bicara dimensi jelas di atas rata-rata skutik 125cc lainnya. Sehingga, jika sampeyan punya ukuran tubuh mini nan imut, LEXi 125 ini akan terasa membebani fisik sampeyan.

Harga

Yamaha LEXi 125 khususnya yang tipe S punya banderol Rp22,8 juta. Dengan harga segitu, sampeyan bisa mendapatkan skutik 150cc lho.

Cukup 3 saja ya alasan untuk tidak memilih Vario 125 eSP ataupun LEXi 125. Selebihnya sampeyan harus mencobanya walau hanya sebentar. Jika ada sesi testride, gunakan kesempatan itu untuk merasakan dua motor baru ini. Lalu, semua keputusan ada di tangan sampeyan, cak!

Advertisements