Marquez Kembali Berulah, Terancam Penalti di COTA!

Marc Marquez baru saja berhasil meraih pole keenam beruntun di Circuit of the Americas (COTA) setelah tampil tercepat di kualifikasi kedua MotoGP Amerika, Minggu (22/4/2018) dini hari wib. Namun, race direction membuka investigasi terhadap dirinya setelah diduga menghalangi laju Maverick Vinales saat tengah flying lap.

Marquez menjadi objek investigasi Race Direction MotoGP setelah menghalangi laju Vinales di tikungan 15 Sirkuit Austin saat babak kualifikasi MotoGP Amerika menyisakan 2,5 menit. Vinales tampak kesal dengan ulah Marquez yang menahan lajunya saat sedang melakukan putaran cepat. Padahal, jika tidak ada insiden tersebut bukan tidak mungkin pembalap Movistar Yamaha itu akan mencetak best laptime sekaligus pole.

Marquez menghalangi laju Vinales setelah kembali ke trek pasca alami crash di tikungan 13.

Tak lama kemudian setelah insiden itu, Race Direction kemudian menyatakan Marquez akan diinvestigasi. Hingga artikel ini naik terbit, belum ada keputusan apapun dari race direction. Marquez sendiri akhirnya merebut pole keenamnya beruntun dan di parc ferme nampak Marquez dan Vinales sudah berjabat tangan.

https://twitter.com/MotoGP/status/987786099291578369?s=19

Ulah Marquez di COTA tahun ini tidak hanya seperti diberitakan di atas, di sesi FP4 Ia kembali jadi celeng setelah nyaris menubruk pembalap Avintia Racing, Tito Rabat di tikungan 15. Beruntung, tubrukan berhasil dihindari dan keduanya selamat. Marquez dijadwalkan bertemu Race Direction usai babak kualifikasi MotoGP Amerika untuk menjelaskan insiden dengan Vinales. Setelah itu Race Direction akan menentukan keputusan.

Situasi ini kembali mengingatkan publik pada ulah sang juara bertahan di Argentina lalu. Marquez mendapat cemoohan dan kritik berkat manuver berbahayanya di Termas de Rio Hondo. Puncaknya adalah saat dirinya membuat Valentino Rossi terjatuh dan berseteru hingga kini.

Race Direction kembali dipertaruhkan reputasinya kali ini. Akankah cibiran bahwa Marquez tidak tersentuh sanksi berat di MotoGP benar-benar terbukti atau inilah saatnya RD membuktikan bahwa perlakuannya sama dan adil untuk seluruh pembalap MotoGP. Kita tunggu saja.

Advertisements