Hadeuh… Baru Satu Seri, IRS 2018 Sudah Revisi Jadwal!

Baru menjalankan satu seri yang dilangsungkan pada 17-18 Maret lalu, Indospeed Indonesia sebagai pemilik event Kejurnas IRS sudah melakukan perubahan jadwal. Apakah ini bukti kurangnya profesionalisme panitia?

Indospeed Indonesia beralasan perubahan jadwal tersebut dikarenakan ada perubahan jadwal penggunaan Sirkuit Sentul oleh pengelola.

“Perubahan jadwal karena bentrok dengan jadwal yang sudah disusun oleh Sirkuit Sentul untuk tahun 2018”, ujar Stevi Gunardi, Event Manager Kejurnas IRS seperti dikutip dari sportku.com (27/4/2018).

IRS 2018 sendiri akan berlangsung sebanyak 6 seri dan semuanya berlangsung di Sirkuit Sentul. Perubahan jadwal terjadi di seri kedua dan ketiga. Seri 2 yang seharusnya diselenggarakan pada 5-6 Mei diganti menjadi 30 Juni – 1 Juli. Sedangkan Seri 3 yang sebelumnya tertanggal 21-22 Juli bergeser menjadi 28-29 Juli.

Jadwal Baru IRS 2018 Pasca Revisi:

Seri 2: 30 Juni – 1 Juli
Seri 3: 28-29 Juli
Seri 4: 25-26 Agustus
Seri 5: 6-7 Oktober
Seri 6: 17-18 November

IRS 20818 seri 1 (mobilinanews.com)

Di negeri ini rasa-rasanya perubahan jadwal sebuah kompetisi bukanlah hal baru. Termasuk yang dilakukan panitia IRS 2018 ini. Padahal, ini acara rutin yang tiap tahun diselenggarakan, kenapa begitu susah mengatur sedemikian rupa agar tidak banyak perubahan. Koordinasi dan komunikasi menjadi kunci agar semua pihak bisa satu suara.

Masa mengatur jadwal balapan yang ‘hanya’ 6 seri saja, sirkuitnyapun hanya satu masih tidak bisa juga. Pantas saja dunia balap tanah air gitu-gitu saja sejak dulu. Sirkutinya juga hanya Sentul saja yang jadi andalan.

Padahal, jika pemerintah mau serius menggarap sektor ini, rasanya dunia balap tanah air akan terus maju. Kompetisi secara rutin dan profesional diselenggarakan setiap tahun, sponsor mau masuk karena kepastian dan kelangsungan acara, muaranya tidak hanya bermunculannya pembalap-pembalap berprestasi dunia, tapi juga bermunculannya sirkuit-sirkuit baru bertaraf internasional di tanah air. Masa Indonesia segede gaban begini, sirkuitnya hanya Sentul, sudah gitu tidak layak pula menyelenggrakan balapan kelas A.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*