Gokil, Lorenzo Sebut Orang-Orang di Yamaha Ini Sebagai Mata-Mata!

Jorge Lorenzo nampaknya benar-benar kesal dengan Yamaha. Telah diberinya tiga mahkota juara dunia MotoGP, Yamaha disebutnya tetap menganggap dirinya masih di bawah Valentino Rossi. Yamaha melakukan segala cara agar Rossi kembali kompetitif saat memutuskan bergabung lagi di tahun 2013, termasuk menjiplak informasi teknis dari dirinya untuk diberikan kepada sang maskot. Lorenzo tuding Yamaha memata-matainya demi Rossi. Wow…

Dalam buku terbarunya, berjudul “What I Learned Before 30”, Lorenzo mengenang pengalamannya saat bereuni dengan Rossi di Yamaha, seusai The Doctor meninggalkan Ducati, termasuk mencurigai Direktur Tim Yamaha, Massimo Meregalli.

Lorenzo merasa Meregalli membocorkan informasi teknis dari garasinya ke garasi Rossi. Lorenzo yang biasanya selalu mengundang Meregalli hadir sebelum balapan untuk membicarakan urusan teknis motor, akhirnya memutuskan tidak mengajak Meregalli hadir dalam briefing teknis setelah kualifikasi.

“Saya memutuskan untuk berbicara dengan Maio (panggilan Meregalli). Saya bisa menerima mereka mencontek set-up setiap sebelum balapan, tapi itu terlalu banyak,” tulis Lorenzo.

“Saya memutuskan dia berhenti menghadiri briefing teknis setelah kualifikasi. Saya menduga Meregalli menyebarkan semua informasi kepada tim Rossi. Dia tidak menyukainya,” seperti dikutip rideralam.com dari motorsport.com (30/4/2018).

Jika Meregalli hanya diblacklist di garasinya, maka Lorenzo justru memberikan perlakuan lebih ‘kejam’ kepada pelatih fisiknya, Antonio Cascani. Pelatih asal Italia itu dipecat X-Fuera karena dituding membeberkan metode latihannya kepada Rossi.

Lorenzo mencurigai Antonio sebab sebelumnya Ia menyebut pelatihnya itu telah bertemu pelatih Rossi di Tavullia. Dan setelah itu, Rossi berlatih menggunakan motor yang sama yang digunakan di markas latihan Yamaha, Gerno di Lesmo. Dan hasilnya Rossi mulai kompetitif. Nah, dasar inilah yang membuat Lorenzo berkesimpulan Antonio telah membocorkan metode latihannya kepada pihak Rossi.

“Saya menemukan, bahwa pelatih fisik saya (Antonio Casciani) telah bertemu dengan Rossi dan pelatihnya di Tavullia. Dia pasti menjelaskan kepada mereka cara saya berlatih. Saya memutuskan untuk memecat Antonio. Valentino sudah mulai berlatih dengan motor sama yang saya pakai di Gerno, menjalankan program serupa. Kebetulan atau tidak, dia mulai menjadi lebih kompetitif.”

Wah…

Advertisements