Happy Ending Saga Zarco dan KTM, Smith Merana!

ktm indonesia

Seperti telah diangkat akhir bulan lalu di blog ini bahwa kepindahan Johann Zarco ke KTM hanya tinggal sedikit lagi, dan akhirnya kabar itu telah resmi dikonfirmasi oleh pabrikan asal Austria itu. Ya, per-hari ini, 3 Mei 2018, KTM mengumumkan perekrutan Zarco dengan durasi kontrak 2 tahun. Saga Zarco-pun usai!

Bisa dibilang ini menjadi happy ending bagi kedua belah pihak. Pembalap Prancis itu akhirnya mendapatkan tim pabrikan yang otomatis akan memberikan dukungan penuh sebagai factory team, sesuatu yang selalu diimpikannya bersama Yamaha. Bagi KTM, akhir perburuan Zarco menjadi langkah awal optimisme mereka untuk membangun tim yang lebih tangguh mulai musim depan.

Zarco memang sudah lama menjadi target utama KTM, dan dikabarkan telah mencapai kesepakatan berdurasi dua tahun dengan pabrikan Austria saat balapan di Austin. Akan tetapi, tim resmi mengumumkan jelang MotoGP Spanyol pada Kamis (3/5).

“Anda selalu ingin mendapatkan pembalap terbaik dan itu jelas Johann yang mengalahkan para pembalap pabrikan dengan motor satelit, serta secara konsisten memenuhi syarat di barisan depan. Artinya, dia merupakan petarung tangguh dan memiliki semangat kuat. Saya yakin bisa mencapai level berikutnya dengan seorang pembalap seperti Johann bersama kami,” ujar KTM Motorsports Director, Pit Beirer seperti dikutip rideralam.com dari motorsport.com (3/5/2018).

Pengumuman rekrutan Zarco melengkapi skuad KTM untuk musim 2019-2020 dimana sehari sebelumnya mereka juga telah mengumumkan perpanjangan kontrak untuk Pol Espargaro selama dua tahun.

Bradley Smith Merana!

Perekrutan Zarco dan mempertahankan Pol berarti menyingkirkan Bradley Smith. Pembalap Inggris itu gabung bersama KTM musim lalu bersama dengan Pol dari Monster Tech 3. Prestasi yang kurang menggembirakan di musim 2017 menjadi alasan KTM tidak memperpanjang Smith.

Musim lalu, Smith hanya ada di posisi 21 klasemen akhir pembalap dengan poin 29, tertinggal 26 poin dari Pol yang finish di peringkat 17. Finish terbaik Smith adalah ke-10 yakni di San Marino dan Philip Island. Smith tercatat 7 kali finish di luar top 15 alias tanpa poin dan 3 kali gagal finish sepanjang 19 seri musim 2017. Kemana Smith musim depan? Balik ke Tech 3 salah satu opsi yang paling masuk akal dengan syarat Herve Poncharal mau hehehe…

Advertisements