Membandingkan Debut Distribusi LEXi 125 dengan NMax 155, Si Bungsu dan Si Sulung!

Yamaha LEXi 125 menjadi keluarga baru maxi skutik pabrikan garputala. Meluncur diperkenalan awal akhir tahun lalu, LEXi akhirnya resmi didistribusikan pada pertengahan April lalu ke dealer-dealer Yamaha di seluruh Indonesia. Bagaimana gambaran distribusi LEXi di bulan perdana, bagaimana pula jika dibandingkan dengan distribusi bulan pertama NMax 155, pionir maxi Yamaha?

Distribusi LEXi 125 bulan April start dari tanggal 17, artinya ada 13 hari distribusi di bulan keempat tahun 2018. Hasilnya, luar biasa ada sebanyak 3.024 unit LEXi 125 yang berhasil dikirim. Jika dirata-rata maka ada 232 unit LEXi yang dikirim setiap hari pada periode tersebut.

Angka distribusi LEXi 125 di bulan perdananya ini ternyata unggul jauh dibanding yang dialami sang kakak, NMax 155. Distribusi NMax 155 bulan perdana yakni Februari 2015 “hanya” mencapai 1.916 unit. Lalu, apakah perbandingan ini apple to apple?

Jelas tidak. Bukan soal kapasitas mesin motornya yang tidak sama, tapi kondisi psikologis pasar yang membuat dua maxi Yamaha ini tidak pas dibandingkan. Februari 2015 silam, NMax menjadi pionir maxi skutik Yamaha di belantika per-skutik-an tanah air. Artinya, NMax seperti tes pasar, membuka jalan bagi maxi Yamaha setelahnya. Babat alas cak… Jadi, dengan distribusi awal nyaris 2 ribu unit saja sudah prestasi luar biasa.

Distribusi LEXi 125 berbeda. Kondisi pasar sudah familier dengan maxi skutik. NMax, Aerox hingga XMax sudah masuk mindset konsumen bahwa maxi skutik Yamaha memang beda dan begitu digandrungi sebagai alternatif pilihan yang bosa dengan skutik “itu-itu saja”. Sehingga, dengan distribusi awal mencapai 3 ribuan unit, prestasi LEXi ini seperti “sudah seharusnya”.

Kita tinggal menunggu saja bulan demi bulan ke depan seperti apa penerimaan pasar terhadap LEXi ini, maxi skutik Yamaha terkecil secara kapasitas mesin walau secara dimensi tidak bisa dibilang kecil.

Advertisements

1 Trackback / Pingback

  1. Distribusi Yamaha LEXi 125 di Bulan Ketiga, Bagaimana Dengan Vario 125? | rideralam.com

Comments are closed.