Rossi Justru Kaget Saat Tampil Impresif

Kondisi Yamaha di MotoGP musim ini masuk kategori kacau. Performa dua pembalapnya menjadi imbas. Hingga seri keempat di Jerez lalu, tim Movistar Yamaha belum juga meraih kemenangan, padahal musim lalu sudah dua kali kemenangan diraihnya pada periode yang sama. Masalah elektronik di YZR-M1 disinyalir menjadi penyebab, sehingga baik Rossi maupun Vinales berulangkali mengeluh soal tersebut.

Bahkan, ujicoba di Mugello sepekan setelah seri Jerez makin menambah kekuatiran Rossi cs menyambut seri kelima di Le Mans, yang dimulai sejak Jumat (19/5/2018) kemarin. Padahal, Le Mans merupakan sirkuitnya Yamaha, dimana biasanya selalu tampil baik.

Namun, ternyata hasil latihan bebas Jumat cukup menjanjikan setelah Rossi berakhir di posisi tiga secara keseluruhan, lebih lambat 0,250 detik dari Andrea Dovizioso, dan Vinales ada tepat di belakangnya. The Doctor mengaku performanya lebih positif dari yang diharapkan.

Walaupun impresif, rupanya Rossi kaget. Ia tidak menyangka M1 bisa se-kompetitif itu di FP1 dan FP2. Tapi, Ia punya opini tentang membaiknya performa M1 setelah jeblok sebelumnya.

“Ini merupakan gabungan antara motor, ban dan trek yang bekerja. Di trek ini, biasanya, Anda tidak terlalu sering mengalami wheelspin karena tikungannya lebih pendek, juga karena aspalnya memiliki grip lebih banyak. Saat kedua hal tersebut bergabung, elektronik tidak begitu penting, jadi kami tidak terlalu kesulitan,” ujar Rossi seperti dikutip dari motorsport.com (18/5/2018).

Owh, jadi tikungan pendek dan grip aspal bisa menutupi kelemahan elektronik M1 tho yang selama ini sering dikeluhkan Rossi dan Vinales. Susah juga ya, soalnya tidak semua sirkuit MotoGP punya banyak short corner, jadi Le Mans merupakan keuntungan sementara yang bisa dimanfaatkan Yamaha.

Jika sudah begini, menang merupakan keharusan, walaupun menang bukanlah jaminan Yamaha lepas dari masalah yang menderanya di awal musim ini.

Advertisements