Baru 5 Seri, Peluang Juara Dovizioso Terancam Sirna!

ktm indonesia

MotoGP musim ini memang baru berjalan 5 seri dari 19 yang direncanakan. Tapi, peluang Andrea Dovizioso bertarung dalam perebutan gelar juara terancam. Kesalahan kecil di Le Mans akhir pekan lalu penyebabnya.

Walau menempati grid kelima, start bagus yang Dovi lakukan mampu membawanya ke posisi empat. Bahkan, ketika Andrea Iannone mengalami crash, Ia naik ke posisi tiga dan bertarung menguntit Johann Zarco di temapt kedua.

Bahkan, Zarco bisa dilewatinya untuk berada di posisi kedua dan bersiap mengejar rekan setimnya, Jorge Lorenzo yang memimpin selepas start.

Di tikungan ke-3 lap ke-5, Dovi pun sudah overtake Lorenzo untuk memimpin race. Peluang memenangi balapan terbuka lebar. Dovi merasa feeling dengan motor sangat baik.

“Kami memiliki kesempatan untuk menang. Pada saat itu saya tidak menekan dan feeling saya baik. Motor bekerja sangat baik hari ini, akhir pekan ini”, ungkap Dovi seperti dikutip dari motorsport.com (20/5/2018).

Sayang, tiga tikungan selepas menyalip Lorenzo, Dovi terjatuh. Balapan usai bagi Dovi. Crash kedua dari lima seri alias nol poin dari maksimal 50 poin. Sialnya lagi, sang rival musim lalu, Marc Marquez justru meraup angka maksimal di periode yang sama.

“Saya membuat kesalahan kecil. Ini tidak bisa saya terima, karena jika kami ingin bertarung demi kejuaraan dan melawan Marc (Marquez), kami tidak bisa melakukan (kesalahan) seperti itu,” keluhnya.

Ya, dengan kegagalan menambah koleksi poin di Le Mans, kini Dovi terperangkap di posisi 9 klasemen dengan 46 angka atau tertinggal 49 angka dari Marquez di puncak.

 

Advertisements