ECU Kawasaki WSBK Lebih Baik dari MotoGP

Membandingkan ajang balap MotoGP dan World SBK selalu menarik. Walau sama-sama motor, tapi pendekatan kedua balapan di bawah naungan Dorna itu memang berbeda. MotoGP lebih menonjolkan motor prototype sedangkan WSBK menonjolkan motor produksi massal. Jelas, perbedaan keduanya yang begitu jauh membuatnya sulit dibandingkan apple to apple. Tapi, ada satu piranti dari dua motor beda ‘alam’ itu yang punya kedekatan atau kemiripan untuk dibandingkan, piranti elektronik.

Adalah Loris Baz yang punya pengalaman di dunia balap motor itu membagi pengalamannya soal piranti elektronik motor MotoGP dan WSBK. Di rentang waktu 2012-2014 Baz merupakan pembalap WSBK dengan tunggangan Kawasaki ZX-10R. 3 musim bersama Kawasaki Racing Team, pestasi tertinggi Baz adalah peringkat kelima klasemen akhir di musim terakhirnya di WSBK itu. Sedangkan, 3 tahun sesudahnya Ia bertualang di MotoGP bersama Forward Yamaha dn dua tahun terakhirnya di Ducati Avintia.

Baz kemudian mencoba membandingkan piranti elektronik Kawasaki dengan motor MotoGP. Ia menyebut kekuatan Kawasaki di WSBK ada di elektroniknya, bahkan Baz menyebut elektronik Kawasaki masih lebih baik dengan motor-motor MotoGP.

“Sudah lama, dan regulasi telah berubah. Tetapi saya ingat betul bahwa elektronik adalah kekuatan mutlak Kawasaki,” ucap Baz kepada motorsport.com (27/5/2018). “Saya sangat yakin elektronik Kawasaki dan Ducati berada pada atau bahkan lebih baik ketimbang MotoGP. Saya akan mengatakan elektronik mereka lebih baik daripada yang ada di MotoGP,” imbuhnya.

Ya, Baz membandingkan piranti elektronik Kawasaki dengan ECU Magneti Marelli di tim-tim MotoGP, kecuali Ducati yang memang sejak bawaan orok pakai MM. Sejak tahun 2016, Dorna menyeragamkan penggunaan elektronik tim-tim MotoGP menggunakan ECU Magneti Marelli. Tujuannya untuk meningkatkan persaingan di lintasan sebab dengan elektronik seragam, maka persaingan akan setara selain itu lebih hemat biaya.

Seandainya regulasi satu ECU tidak diberlakukan, rasanya apa yang dikatakan Baz jadi tidak relevan lagi ya. Tahu sendiri biaya RnD tim-tim pabrikan MotoGP untuk mengembangkan ECU motor-motor mereka, seperti unlimited saja.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.