Maverick Vinales Kesal Dengan Yamaha, Nah Lho!

Jika Jorge Lorenzo atau Andrea Iannone tengah galau dengan masa depannya, Maverick Vinales punya kegalauan berbeda. Urusan masa depan sih udah jelas, di Yamaha hingga dua tahun lagi. Tapi, pembalap Spanyol itu tengah galau dengan performa Yamaha M1 yang bisa dibilang hancur lebur. Vinales-pun komplain, resah dan mulai hilang kesabaran.

Bagaimana tidak galau bin kesal, sepanjang 23 lap di Mugello akhir pekan lalu, Vinales bukannya bertarung memperebutkan gelar juara, bahkan podium sekalipun jauh dari jangkauan, tapi justru susah payah melawan pembalap tim satelit. Padahal Ia start dari front row posisi ketiga. Namun, bukannya merengsek ke depan, Ia justru melorot ke posisi 10.

Bahkan sepanjang balapan Ia lebih banyak bertarung di papan tengah dengan pembalap-pembalap tim satelit macam Alvaro Bautista dari tim Angel Nieto Team. Cak, Vinales ini pembalap yang menang di Mugello tahun lalu, sekarang kondisinya jauh melorot dengan motor M1 edisi 2018. Yamaha memang sangat bermasalah ini. Rossi saja yang start dari pole harus susah payah berada di zona podium.

“Ketika saya menandatangani kontrak dengan Yamaha, mereka menjanjikan saya sebuah motor untuk menang. Sudah waktunya untuk menunjukkan bahwa motor ini bisa menang,” ketus Vinales dilansir dari motorsport.com (4/6/2018).

“Saya harap Yamaha menerima pesan itu, karena mereka menjanjikan saya sebuah motor untuk menang, bukan [posisi] ketujuh atau bertarung dengan satelit Ducati,” papar Vinales.

Waduh, jangan-jangan Vinales menyesal ya, kadung perpanjang kontrak motor malah vekok wkwkwkwk….

Advertisements

3 Comments

  1. sdh tau pasti ymh lebih utamakan vr,

    sekelas hohe aja di abaikan ymh, sekarang aja nyesel lepas hohe,.

    narik vinales lebih karena butuh sponsor.

    tapi emang rider muda pasti akan incer pabrikan baik ymh ato honda, suzuki no sekian

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.