Penjualan NMax 155 Masih Unggul, Tapi Trennya Harus Diwaspadai Yamaha!

Ya, sesuai judul di atas penjualan (distribusi) NMax untuk bulan Mei 2018 ini masih unggul dari sang rival, PCX 150. Keunggulan NMax nyaris dua kali lipat PCX, namun Yamaha harus waspada sebab sejak menembus angka tertinggi distribusi Maret lalu, trennya terus menurun hingga Mei ini. Jika dibiarkan bukan mustahil NMax akan turun terus.

Dikutip dari tmcblog.com (9/6/2018) data AISI Mei 2018 kemarin distribusi NMax mencapai 32.769 unit. Angka ini masih jauh di atas PCX yang terdistribusi 17.570 unit. Terlihat jika NMax masih menjadi favorit pecinta maxi skutik tanah air sejauh ini.

Tapi, melihat angka distribusi sepanjang tahun ini, khususnya sejak Maret lalu, NMax justru terus menurun.

Maret menjadi bulan paling dahsyat distribusi NMax yakni menembus angka psikologis 40 ribu unit tepatnya 40.965 unit. Bulan berikutnya angkanya menurun menjadi 38.807 unit atau turun sekitar 2 ribuan unit. Entah apakah tren penurunan ini menunjukkan permintaan pasar yang menurun atau Yamaha melakukan stabilisasi stock di dealer dengan mengurangi pasokan.

Di sisi lain, PCX sebenarnya tidak mengalami penambahan signifikan pada periode yang sama. Sejak terekam pertama distribusi di bulan Februari, tren PCX memang mengalami kenaikan, namun angkanya tidak signifikan. Kecualk dari Februari ke Maret yang melonjak hingga 7 ribuan unit, seterusnya hanya di kisaran ratusan unit.

Februari lalu distribusi pertama PCX mencapai 9.661 unit, kemudian melesat ke 16.623 unit di bulan Maret. April angkanya di 17.408 unit dan Mei 17.570 unit. Apakah kisaran 16 ribu-17 ribu ini adalah stabilisasi distribusi PCX ke depannya? Atau jangan-jangan Honda masih belum full speed menggenjot produksi PCX? Atau bisa jadi persoalan ‘visual’ shock bengkok menahan laju PCX.

Namun, yang jelas Yamaha harus concern dengan pasar NMax ini. Sebab skutik satu ini sudha menjadi tulang punggung penjualan Yamaha. Jangan sampai nasibnya sama dengan Vixion (juga Mio) usai berjaya malah nyungsep gak bisa bangkit hingga kini.

Tahun ini adalah tahun ketiga NMax beredar di pasaran. Sejak pertama dirilis awal 2015, hingga kini praktis hanya ubahan suspensi belakang dan model speedometer yang dilakukan. Secara desain masih sama. Tiga tahun adalah usia yang pas untuk melakukan refreshment desain. Tinggal bagaimana desainer Yamaha membaca arah dan keinginan konsumen.

NMax secara model memang masih oke, bahkan menurut RA dibanding maxi Yamaha lainnya, NMax inilah yang punya desain paling elegan. Namun, selera pasar jangan dibiarkan hingga bosan terhadap produk tertentu. Seperti yang dilakukan Honda terhadap Vario 150. Ketika penjualan masih tinggi, mereka berani menghadirkan Vario model baru dengan ubahan yang tidak ekstrem yang akhirnya mengundang konsumen untuk penasaran dan kemudian membelinya. Tapi, Yamaha harus waspada.

Akhir-akhir ini arah desain mereka seperti linglung, kehabisan ide dan sejenisnya. Lihat saja transformasi New Vixion Advance ke Vixion R, hancur mina! Jika itu juga terjadi dengan NMax, alamat Mio jilid III kembali terjadi (Mio jilid II ya si vixion itu).

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.