Sekali Lagi, Inilah Bukti Top Speed Bukanlah Segalanya!

Selama ini kita sering dijejali informasi perihal kecepatan puncak sebuah motor atau istilah kerennya top speed. Motor dengan top speed tertinggi adalah motor terkencang, ini tidak salah. Berikan motor dengan top speed tinggi, melajulah di trek lurus, 90% kemenangan di depan mata. Demikian sebaliknya, tentu saja dengan catatan kemampuan joki sama. Tapi, untuk sebuah balapan di sirkuit dengan karakter lengkap, top speed bukan lagi penentu satu-satunya.

Contoh terbaru yang membuktikan top speed bukanlah segalanya adalah di balapan World Supersport 300 di Brno yang dimenangkan oleh pembalap Indonesia Galang Hendra Pratama (GHP). GHP mengendarai motor Yamaha YZF-R3 dengan kapasitas mesin 321 cc. Secara kapasitas mesin, R3 ini kalah dari sang rival, KTM RC390R dan Kawasaki Ninja 400. Angka yang tertera di nama motor tersebut menunjukkan kapasitas mesinnya. Walau kapasitas mesin R3 lebih kecil, namun berkat sejumlah regulasi yang dibuat Dorna akhirnya membuat ketiga motor tersebut anggap saja punya kemampuan setara di lintasan.

Namun, jika melihat top speed ketiganya saat race di Brno akhir pekan lalu, Ninja 400 memiliki top speed tertinggi yakni 196,4 km/jam yang dicetak oleh Doria Loureiro dari tim DS Junior. Sedangkan RC390R punya top speed tertinggi 194,6 km/jam yang dicetak Jan-Ole Jahnig. Tapi, top speed yang dicetak keduanya ternyata tidak mampu membawa mereka keluar sebagai pemenang. Loureiro finish ke-12 dan Jahnig ke-13.

Justru GHP dengan R3 yang keluar sebagai pemenang dengan keunggulan lebih dari 4 detik dari pembalap kedua. Padahal, top speed R3 GHP ‘hanya’ 186,9 km/jam. Sebagai pembanding lainnya, posisi kedua yang diraih Walid Khan dengan Ninja 400 juga hanya punya top speed 184,9 km/jam.

So, yang mendewakan top speed apalagi hanya untuk gaya-gayaan di jalan raya sehingga bisa membahayakan pengguna jalan lain, sudahlah simpan saja untuk di lintasan balap lurus saja, itupun dengan syarat skill sampeyan harus mumpuni. Percuma juga punya motor top speed edian tapi skill pas-pasan, malu sama motornya.

Advertisements