Jawa Barat Market Terbesar Motor Nasional, Tapi Urusan Kepadatan DKI Jakarta Juaranya!

ktm indonesia

Cukup menarik membaca postingan tmcblog tentang distribusi sepeda motor di provinsi-provinsi di tanah air. Dari sana kita bisa mengetahui provinsi mana yang memiliki distribusi motor terbesar dalam 5 bulan pertama tahun ini. Bagaimana perbandingannya dengan provinsi lain. Dan seperti apa jika dibandingkan dengan jumlah penduduk provinsi tersebut.

Dari data tmcblog.com (14/6/2018) tersebut diketahui top 5 provinsi dengan distribusi motor terbesar didominasi provinsi di pulau Jawa. Ada 4 provinsi di pulau Jawa dengan distribusi motor terbesar yakni Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta dan Jawa Tengah, sedangkan satu provinsi lain adalah Sumatera Utara.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan distribusi motor terbesar yang mencapai 463.813 unit sepanjang Januari-Mei 2018. DKI Jakarta sebagai ibukota negara secara jumlah distribusi menduduki peringkat ketiga dengan 335.304 unit di bawah Jawa Timur yang menduduki peringkat kedua dengan 417.665 unit. Jawa Tengah dan Sumatera Utara di posisi keempat dan kelima dengan 271.705 unit dan 162.689 unit.

Namun, bagaimana rasio distribusi motor dengan jumlah penduduk di tiap-tiap provinsi? Ini menarik. Sebab membandingkan angka distribusi motor dengan jumlah penduduk tiap provinsi akan menghasilkan data yang setara. Berikut datanya:

Nah, ternyata DKI Jakarta balik memimpin. Sepanjang Januari-Mei 2018, dari tiap 100 jiwa ada 3 motor yang didistribusikan. Jawa Barat justru hanya menduduki peringkat keempat dengan rasio nyaris 1 motor untuk 100 jiwa. Sumatera Utara menempati posisi kedua diikuti Jawa Timur dengan rasio 1 motor untuk 100 jiwa. Jawa Tengah peringkat terakhir yakni 8 motor untuk 1000 jiwa.

Data di atas adalah perbandingan distribusi motor Januari-Mei 2018 dengan luas wilayah 5 provinsi teratas. Hasilnya, DKI Jakarta unggul dengan angka 0,5 atau dengan kata lain di tiap 10 km2 luas Jakarta ada penambahan 5 unit motor. Secara pembacaan data kasar, data di atas bisa menjadi jawaban salah satu penyebab kemacetan makin parah di Jakarta ya penambahan jumlah motor yang besar.

Advertisements