Lorenzo Sebut Dengan Ducati Sekarang, Rossi Juga Bisa Menang!

Jorge Lorenzo baru saja mengemas kemenangan keduanya bersama Ducati. Publik makin yakin kalau Lorenzo lebih baik dari Valentino Rossi ketika di periode yang sama saat membela Ducati. Namun, pernyataan Lorenzo berikut bisa sedikit meredam penilaian publik tersebut, sebab menurut the black mamba, motor Ducati saat ini adalah paket komplit untuk menang, Rossi bisa juga menang dengan motor ini.

Kedua pembalap memang memiliki hubungan kurang harmonis ketika masih satu garasi di Yamaha. Kedatangan Lorenzo muda tahun 2008 mengusik kemapanan Rossi yang memang telah menjadi bintang. Alhasil, Rossi memilih tantangan baru di Ducati tahun 2011. Dua tahun Rossi bergabung dengan tim senegaranya itu, sayang hasilnya negatif, tanpa kemenangan dan hanya 3 kali podium.

Punya sedikit persamaan dengan alasan pindah, Lorenzo juga tidak nyaman dengan keberpihakan Yamaha terhadap Rossi yang kembali ke pabrikan Iwata tahun 2013. Padahal, sejak gabung Yamaha, Lorenzo sudah mempersembahkan 3 kali juara dunia (2010, 2012 dan 2015). Lorenzo pun pindah ke Ducati mengikuti jejak Rossi 6 tahun sebelumnya.

Hasilnya, tahun pertama Lorenzo di Ducati nyaris senasib dengan Rossi. Tapi walau tidak menemukan performa terbaiknya kala masih berseragam Yamaha, Lorenzo sudah menyamai torehan podium Rossi selama 2 tahun di Ducati, yakni 3 podium. Nah, di musim keduanya inilah Lorenzo menunjukkan bahwa jika apa yang diinginkannya dipenuhi, Ia bisa menang.

Terbukti, sejak request tangki baru dipenuhi, Ia akhirnya malah juara di Mugello kemudian diulanginya lagi sepekan kemudian di Catalunya. Sontak, publik menyebut Lorenzo better than Rossi.

Tapi, bagi Lorenzo apa yang diraihnya tidak bisa dibandingkan dengan capaian Rossi dulu. Lorenzo mengaku motor Desmosedici saat ini sudah lebih baik dibanding jamannya Rossi. Dengan Ducati saat ini, Lorenzo sebut Rossi bisa juga menang sama dengan dirinya.

“Saya pikir Ducatinya Rossi rumit, saya lihat dari luar saja sudah tahu,” ujar Lorenzo kepada crash.net (17/6/2018). “Saat ini seperti yang saya bilang, motor Ducati sudah komplit, dan Rossi bisa juga menang dengan motor ini, sebab Dia pembalap hebat”.

Rossi mengatakan pertanyaan apakah dia bisa menjadi pemenang di Ducati saat ini ‘akan tetap terbuka’ dan juga tercermin pada hubungannya dengan Lorenzo, yang menurutnya telah mengalami ‘naik dan turun’.

“Saya tidak tahu, itu pertanyaan yang sulit. Saya pikir tidak ada yang tahu dan kami tidak tahu, tidak pernah. Pertanyaannya akan tetap terbuka,” ungkap Rossi.

Memang, jika membandingkan Rossi dan Lorenzo apple to apple semasa masih di Ducati tidak terlalu tepat. Hingga 2010 tercatat Casey Stoner yang paling bisa menaklukkan keliaran Desmosedici. Motor Ducati jaman itu memang terkenal punya tenaga badak namun kemampuan cornering yang mirip celeng. Stoner dengan gaya ridingnya yang suka ngepot bisa mengatasinya. Kini, Desmosedici sejak 2017 sudah seperti motor Jepang sehingga lebih komplit. Power masih tinggi, tapi kemampuan cornering sudah oke.

Dan Dovizioso sudah membuktikannya tahun lalu dengan 6 kemenangan, musim ini dari 7 seri Ducati sudah merebut 3 kemenangan (Dovi 1, Lorenzo 2). Jadi, jika boleh dibilang siapapun kini bisa menang dengan Desmosedici GP18, kira-kira begitu menurut Lorenzo.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.