Petrucci Gokil, Ditawarin 2 Tahun, Diambil Setahun Saja

ktm indonesia

Danilo Petrucci akhirnya mendapatkan apa yang diimpikannya selama ini. Ia akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati untuk musim depan menggantikan posisi Jorge Lorenzo yang hengkang ke Honda. Petrucci dikontrak hanya setahun untuk mendampingi Andrea Dovizioso, padahal jika Ia mau sejatinya Ducati menawarkan kontrak durasi dua tahun. Kenapa Petrucci menolak?

Petrucci telah bersama tim satelit Ducati, Pramac, sejak 2015 silam. Ia mengendarai motor Ducati Desmosedici setahun lebih lama dari versi terbaru. Baru di musim ini Ia mendapatkan motor spek yang sama dengan yang digunakan dua pembalap tim pabrikan Ducati. Namun, tetap saja walau motor sudah spek pabrikan terbaru tapi support sebagai pembalap tim pabrikan utama tidaklah Ia peroleh.

Gokilnya, ketika kesempatan itu datang, Petrucci justru tidak mengoptimalkannya. Ia memang menerima pinangan Ducati tapi durasinya hanya setahun, padahal umumnya kontrak pembalap tim pabrikan adalah dua tahun.

“Mereka mengajukan satu tahun plus satu. Tapi saya hanya menginginkan satu (tahun), karena berbagai alasan,” beber Petrucci dikutip dari motorsport.com (21/6/2018).

Alasannya cukup masuk akal dan menunjukkan kepercayaan diri Petrucci, walau jika dilihat dari sudut lain bisa saja karena Ia tidak terlalu percaya diri. Ya, Petrucci menyebut bahwa Ia bisa menegosiasikan kontrak baru yang lebih baik setelah setahun bersama Ducati dengan berharap penampilannya meningkat di 2019.

“Karena dengan ini saya tidak akan rugi. Jika saya tampil bagus tahun depan, saya dapat menegosiasikan kembali kontrak yang lebih baik,” ungkap Petrucci.

Bisa saja ya si Petrucci. Tapi, apa yang diungkapkannya menurut RA sih wajar. Itu berarti Petrucci merupakan pembalap yang suka tantangan. Dengan durasi setahun, Ia akan tampil habis-habisan dengan harapan performanya jauh di atas ekpekstasi, sehingga jika ini terjadi Ia bisa punya nilai jual yang lebih mahal. Alhasil, Ia akan punya bargaining position lebih tinggi di hadapan Ducati.

Tapi, sebaliknya jika tidak sesuai harapan, Ducatilah yang akan senang. Tidak perlu repot-repot melakukan PHK terhadap pembalapnya, tinggal tidak usah diperpanjang kontraknya. Selesai urusan.

Advertisements