Sssttt… Ternyata Harga Pertamax di Tempat Ini Justru Turun Lho!

ktm indonesia

Cak, seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa sejak 1 Juli kemarin harga bahan bakar khusus (bbk) jenis Pertamax mengalami kenaikan sekitar Rp600,- perliter, namun ternyata tidak semua wilayah di tanah air mengalami kenaikan. Beberapa provinsi justru harga Pertamax mengalami penurunan, bahkan nilainya mencapai Rp2.050,- seperti yang terjadi di Provinsi Maluku Utara.

Ya, sebuah anomali terjadi dari penyesuaian harga bbk jenis Pertamax di tmt 1 Juli ini. Selain Maluku Utara, ada sejumlah provinsi lain yang justru Pertamina menurunkan harga Pertamax, walau tidak sebesar Malut. Contohnya, Provinsi Gorontalo yang harga awal pertamax Rp9.800,-/liter kini menjadi Rp9.700,-/liter.

Provinsi Maluku juga sama dari Rp10.250,-/liter menjadi Rp9.700,-/liter atau mengalami penurunan Rp550,-/liter. Maluku Utara seperti disebut di atas penurunan harga Pertamax menjadi yang paling tinggi dari harga awal Rp11.750,-/liter menjadi Rp9.700,-/liter.

Penurunan harga Pertamax juga terjadi di dua provinsi di Pulau Papua. Provinsi Papua penurunan Pertamax sebesar Rp.1.350,-/liter menjadi Rp9.700,-/liter, sedangkan di Papua Barat harga awal pertamax adalah Rp11.550,-/liter kini menjadi Rp9.700,-/liter atau turun Rp1850,-/liter.

Entah apa alasan pemerintah memberlakukan kebijakan anomali ini untuk 5 provinsi di bagian timur Indonesia. Namun, jika kita perhatikan nampaknya Pemerintah mulai memberlakukan harga yang sama untuk wilayah Indonesia Timur. Ya, mulai dari seluruh provinsi di pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua, harga Pertamax per-1 Juli 2018 disamakan menjadi Rp9.700,-/liter.

Semoga penurunan harga tersebut bisa dinikmati warga di seluruh wilayah tersebut, termasuk yang di pelosok, seperti yang dijanjikan Pemerintahan saat ini yakni kebijakan satu harga bbm. So, buat sampeyan yang berdomisili di 5 provinsi di atas, selamat menikmati penurunan harga Pertamax!

Advertisements