Maksimal Finish Kesepuluh, Pol Espargaro Sebut RC16 2018 Sudah Mentok

Pembalap KTM, Pol Espargaro menganggap motor tunggangannya saat ini, RC16, sudah mentok alias tidak bisa dikembangkan lagi sehingga untuk menaikkan level persaingan satu-satunya jalan adalah dengan menggunakan spek 2019.

Hal itu diungkapkan Espargaro setelah dirinya tampil kurang baik di Assen dan hanya finish ke-21 sementara rekannya, Bradley Smith, tidak lebih baik dan menempati posisi ke-20 alias di luar zona poin. Sedangkan di musim ini hasil terbaik KTM adalah finish ke-10 ketika Mika Kalilo melakukannya di Jerez, itupun dengan motor spek 2019.

“Saya pikir kami tertahan dalam satu tempat. Tentu lebih baik dibanding tahun lalu, namun masih tertahan di peringkat ke-11, ke-12, atau ke-13. Kami harus melakukan hal lain,” ujar Espargaro kepada motorsport.com (7/7/2018).

Lebih lanjut, Espargaro menyebut RC16 edisi 2018 ini lebih baik dari musim sebelumnya, namun seperti menemui sebuah tembok tinggi yang membatasi pengembangan si kuda besi.

“Saya pikir dengan motor saat ini, kami jelas lebih baik dari tahun lalu. Tapi kami memiliki tembok [batasan], kami telah mencapainya. Itu membatasi kami untuk memperbaiki posisi kami,” tutup Espargaro.

Musim depan, KTM akan kembali diperkuat Pol Espargaro, namun tandemnya bukan lagi Bradley Smith melainkan pembalap Prancis, Johann Zarco. Jadi menarik, sejauh apa performa RC16 2019 dan seperti apa adaptasi Zarco dari M1 ke RC16.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.