Aleix Espargaro Menilai Andrea Iannone Bisa Menjawab Aprilia RS-GP Bermasalah Atau Tidak

Aleix Espargaro akan memiliki tandem baru musim depan di Aprilia. Ia adalah Andrea Iannone yang direkrut manajemen tim asal Italia itu dari Suzuki. Iannone akan menjadi partner ketiga Espargaro di Aprilia dalam tiga tahun terakhir. Espargaro menunggu apa yang bisa dilakukan Iannone dengan RS-GP setelah dua pembalap sebelumnya bisa dibilang gagal.

Musim lalu ada Sam Lowes yang mendampingi Espargaro. Pembalap papan atas Moto2 itu direkrut dengan harapan mampu mengoptimalkan kemampuan RS-GP. Tapi sayang, Lowes justru tampil di bawah rata-rata. Ia hanya mengoleksi 5 poin dari dua kali finish top 15, sisanya 8 kali finish di luar zona poin dan 8 kali gagal finish. Alhasil, kontrak Lowes diputus di akhir musim dari 2 tahun kontrak yang ditandatangani.

Espargaro sendiri mengoleksi 62 poin di akhir musim dengan prestasi terbaik dua kali finish keenam di Qatar dan Aragon.

Musim 2018 ini Aprilia merekrut pembalap muda tapi sarat pengalaman Scott Redding. Pembalap Inggris ini direkrut dari tim satelit Ducati, Pramac. Hasilnya lumayan, Redding kini hanya tertinggal 4 poin dari Espargaro ditengah buruknya performa Aprilia RS-GP. Namun, belum tengah musim Aprilia sudah melengserkan Redding musim depan dan digantikan Iannone.

Menanggapi hasil buruk dua partnernya itu, Espargaro mengakui RS-GP bukanlah motor yang mudah dikendarai. Lowes dan Redding terlihat kesulitan menjinakkannya. Ketika ditanya apa yang membuat RS-GP sangat sulit dijinakkan, Espargaro menjawab: “Ini pertanyaan besar. Sangat sulit dimengerti, bukan motor yang mudah”. Padahal Espargaro menganggap bahwa baik Lowes maupun Redding adalah pembalap kuat, tapi masih heran dengan kegagalan mereka menaklukkan RS-GP.

Kemudian, Espargaro penasaran dengan Iannone akankah juara MotoGP Austria 2016 silam itu mampu menjinakkan RS-GP dengan kemampuannya selama ini atau akan kembali bernasib serupa dengan dua pendahulunya itu. Jika masih gagal juga, Espargaro menganggap RS-GP memang bermasalah.

“Kita lihat, tapi tentunya jika Andrea tidak kencang dengan RS-GP, kami harus memikirkannya. Karena ada sesuatu yang tidak beres,” tutup Espargaro seperti dikutip dari motorsport.com (9/7/2018).

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.