Performa Vixion dan CB150R Periode 2016-2018, Makin Tak Populer!

Performa dua naked sport 150 terlaris tanah air, Vixion dan CB150, makin tidak populer di masyarakat. Ini dibuktikan dengan makin merosotnya penjualan keduanya dalam 3 tahun terakhir. Konsumen makin meninggalkan sport 150 ditengah makin banyaknya pilihan skutik di kelas yang sama. Pameo ‘semua akan skutik pada akhirnya’ rasanya memang ada benarnya.

Tren penurunan naked sport 150 bisa kita mulai dari tahun 2016. Pada periode semester pertama tahun itu, distribusi Vixion dan CB150R secara akumulatif keduanya mencapai 157.480 unit (82.526+74.954). Atau jika dirata-rata sekitar 26 ribuan unit per-bulan.

Kemudian di tahun 2017, pada periode yang sama Januari-Juni, distribusi VIxion dan CB150R mulai menurun. Akumulasi distribusi keduanya dalam semester pertama tercatat 105.974 unit (53.304+52.670) atau sekitar 17 ribuan unit. Dari 26 ribuan menjadi 17 ribuan, penurunannya lumayan banyak ini sekitar 34%.

Dan tren itu makin parah di semester pertama tahun 2018 ini. Januari-Juni distribusi Vixion ‘hanya’ 27.364 unit, sedangkan CB150R sedikit lebih baik di angka 39.044 unit. Jika ditotal ‘hanya’ mencapai 66.408 unit atau di kisaran 11 ribuan unit per-bulan. Dari 17 ribuan menjadi 11 ribuan, turun 35%.

Dari semester pertama 2016 ke semester pertama 2018, marketshare dua naked sport 150 turun 58%. Apa yang terjadi?

Selera dan kebutuhan konsumen jelas sudah berubah. Motor jenis skutik telah menjadi kebutuhan utama untuk transportasi harian murah menggantikan motor bebek dan sport. Jadi gini, jika ada motorsport di rumah, skutik pasti juga ada, namun tidak berlaku sebaliknya.

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.