Incar Runner Up, Valentino Rossi Menyerah!

ktm indonesia

Menduduki peringkat kedua di klasemen sementara hingga seri kedelapan MotoGP 2018, ternyata Valentino Rossi mengaku sudah menyerah membidik posisi teratas. The Doctor menyebut posisi puncak adalah milik Marc Marquez. Tak ada pembalap lain yang bisa lebih cepat dari Marquez, termasuk dirinya sendiri. Itulah pengakuan mengejutkan seoorang Rossi.

Praktis, kini sembilan kali juara dunia itu hanya membidik posisi runner up hingga akhir musim nanti. Ia sepertinya pasrah jika Marquez kembali merebut titel juara seperti yang dilakukannya sejak 2013 silam. Marc Marquez memimpin klasemen sementara dengan 140 poin, unggul 41 poin dari The Doctor (99), dan Maverick Vinales (93), yang menempati peringkat ketiga klasemen sementara.

Menurut Rossi, dalam kondisi seperti saat ini, satu-satunya hal yang dapat menggagalkan peluang juara Marquez adalah hasil buruk yang bisa membuat rivalnya menemukan momentum untuk bangkit.

“Ia yang tercepat, lebih cepat dari saya. Dan juga dari pembalap lainnya,” ujar Rossi saat menjelaskan kecepatan Marquez setelah balapan di Assen seperti dikutip dari motorsport.com (9/7/2018). “Saya pikir bertarung untuk gelar akan sangat sulit. Tapi di saat yang bersamaan, saya pikir kami dapat bertarung untuk posisi kedua. Dan akan sangat bagus melawan dua atau tiga pembalap lainnya. Jadi mari kita coba”.

Tapi, Rossi tetap berharap Yamaha bisa segera meningkatkan performa YZR-M1 di sisa musim. Sebab, dalam 8 seri pertama ini, M1 jelas terlihat begitu inferior di hadapan Desmosedici GP18 dan RC213V. Assen kemarin makin menguatkan fakta itu. Sirkuit yang biasanya menjadi langganan Yamaha juara, justru direbut Honda melalui Marquez.

Jika melihat performa M1 musim ini, kemudian membandingkan dengan posisi dua pembalapnya di klasemen, rasa-rasanya posisi runner up dan ketiga seperti sebuah hadiah dari kesialan rival-rivalnya, tentu saja kecuali Marquez. Jika tidak berbenah, bukan hanya titel juara yang jauh dari jangkauan tapi posisi runner up bisa juga lepas. Apalagi jika Andrea Dovizioso sudah bisa menemukan performa terbaiknya bersama GP18 layaknya musim lalu.

Advertisements