Sama-Sama Loyo, Avanza Justru Salip Xpander!

ktm indonesia

Setelah kemarin agak bingung dengan data penjualan (wholesales) mobil dari Gaikindo, sudah Juli koq data yang beredar masih Mei saja, ternyata hari ini melalui detik.com (11/7/2018), data penjualan bulan Juni sudah dirilis. Tentu, fokusnya hanya ke segmen Low MPV, khususnya pertarungan dua jenis Low MPV yang sedang hot, Avanza vs Xpander. Bagaimana hasilnya?

Sekedar informasi, Avanza membuka tahun 2018 dengan keunggulan tipis atas Xpander (silahkan simak grafis di bawah). Namun, 4 bulan setelah unggul, Avanza ahirnya benar-benar tak berdaya. Xpander terus memimpin sejak Februari hingga Mei kemarin. Walau tipis, keunggulan Xpander atas Avanza seolah memberikan gambaran bahwa “Avanza bisa ditaklukkan koq”.

Nah, bagaimana dengan penjualan bulan Juni kemarin? Ini yang menarik. Pertama, angka penjualan dua mobil Low MPV ini di bulan Juni jauh menurun dibanding 5 bulan sebelumnya. Bayangkan saja, jika diakumulasikan penjualan Avanza+Xpander tiap bulannya sejak Januari-Mei rata-rata di kisaran 14 ribuan unit, namun bulan Juni angka itu anjlok ke 7 ribuan unit alias separuh dari biasanya.

Bisa dimaklumi, sebab Juni kemarin banyak libur (cuti bersama) yang diberikan pemerintah. Momen lebaran dengan masa libur yang panjang menjadikan produksi otomotif, termasuk roda 2 dan roda 4, tidak maksimal. Penjualanpun terpengaruh, jadi tidak heran jika mengalami penurunan.

Nah, yang menarik lagi adalah di tengah penurunan penjualan Avanza dan Xpander, jagoan Toyota itu justru kini bisa unggul atas Xpander. Ya, penjualan Avanza bulan Juni 2018 sukses menyalip Xpander. Ada 4.648 Avanza yang dikirim dari pabrik ke dealer di Juni kemarin, berbanding 3.278 unit Xpander.

Secara umum, di semester pertama tahun 2018 ini Avanza unggul atas Xpander di bulan Januari dan Juni, sisanya menjadi milik sang rival. Secara total dari 6 bulan penjualan, Xpander masih mengungguli Avanza walau dengan keunggulan tipis.

Kita tinggal menunggu saja di semester kedua nanti akankah Xpander kembali merajai atau Avanza melakukan counter attack. Tapi, kalau RA pribadi sih inginnya Avanza tetap keok. Kenapa? Agar Toyota mau memfacelift jagoannya ini sehingga keluar New Avanza yang lebih komplit dari sisi fitur dan tentu saja dengan desain yang lebih fresh. Jadi, misalkan hingga akhir tahun nanti Avanza masih unggul saja, Toyota bisa adem marem, gak ada greget untuk menghadirkan New Avanza hehehe

Advertisements