Anomali Sport Yamaha, Trio Vixion-R15-R25 Kalahkan Seluruh Rival!

Data AISI Juni 2018 yang telah dirilis menghasilkan angka distribusi motor-motor di dalam negeri yang menurun dibanding bulan Mei. Penurunan distribusi rata di seluruh segmen. Libur lebaran yang panjang dituding menjadi biang keladi merosotnya distribusi motor dari pabrik ke dealer. Namun, di tengah penurunan tersebut, ternyata ada yang bisa tersenyum sebab mereka justru mampu mengungguli para rivalnya yang selama ini selalu unggul. Mereka adalah sport Yamaha.

Bisa dibilang ini anomali, sebab selama ini (setidaknya sejak awal tahun ini) segmen sport Yamaha selalu kalah dari para rivalnya, baik Honda maupun Kawasaki. Sebut saja di kelas 150cc, Vixion dan R15 sejak Februari hingga Mei selalu tak berdaya di hadapan CB150R dan CBR150R, pun demikian dengan kelas 250cc dimana R25 hanya jadi penonton ketika CBR250RR dan New Ninja 250 bersaing di atas. Tapi, di Juni kemarin semua berubah.

Vixion, R15 dan R25 tiba-tiba memimpin pasar. Ya, walaupun secara volume tidak sebesar masa kejayaan dulu, tapi keunggulan itu seperti oase di tengah-tengah performa sport garputala yang kesulitan mengimbangi para rival. Keberhasilan jajaran sport Yamaha memimpin pasar tidak lain disebabkan anjloknya performa sang rival.

CB150R misalnya, di bulan Mei lalu distribusinya mencapai angka 6 ribuan namun sebulan kemudian menjadi seribuan saja. Penurunan hingga hampir 5 ribu unit ini menyebabkan CB150R disalip Vixion yang diwaktu bersamaan mencatat distribusi sebanyak 3 ribuan unit. Distribusi Vixion ini juga turun sebenarnya dari bulan Mei lalu yang mencapai 6 ribuan unit, tapi ya itu turunnya tidak sedahsyat CB150R.

Lalu, di kelas sport fairing 150, CBR150R yang sejak Februari memiliki distribusi bulanan rata-rata 7 ribuan unit hingga Mei, ternyata di bulan Juni anjlok ke angka 2 ribuan saja. Alhasil, angkanya kini disalip New R15 yang tercatat sebanyak 4 ribuan. Sama dengan CB150R, CBR150R juga mengalami penurunan signifikan dari bulan Mei yang diangka 7 ribuan unit.

Dan, puncaknya adalah di kelas sport 250cc. Sudah 4 tahun sejak pertama diluncurkan 2014 silam, R25 nyaris tidak pernah bisa mengungguli entah itu Ninja 250 atau CBR250RR, kecuali ketika pertama diluncurkan saat R25 mengalahkan distribusi Ninja kala itu, tapi hanya sebulan itu saja, selanjutnya keok terus. Nah, di bulan Juni kemarin sejarah tercipta, R25 untuk pertama kalinya mampu mengungguli distribusi New Ninja 250 dan CBR250RR.

R25 terdistribusi sebanyak 156 unit, naik dari 83 unit di bulan Mei. Tidak besar memang, tapi angka tersebut sudah cukup untuk ‘mengasapi’ dua rivalnya itu. New Ninja ‘hanya’ terdistribusi 91 unit (turun dari 216 unit di Mei) dan CBR250RR ‘hanya’ 79 unit (turun dari 107 unit di Mei). Lagi-lagi, keunggulan R25 ini mirip dengan Vixion dan New R15 yakni sang rival yang anjlok.

Sumber: detik.com, kompas.com, viva.co.id

Tapi, walau di bulan Juni tiga motorsport Yamaha memenangi ‘perlombaan’, nyatanya sepanjang semester pertama tahun ini secara akumulasi, baik Vixion, R15 atau R25 tetaplah kalah. Apa penyebabnya?

Menurut taksiran RA nih, kekalahan Vixion disebabkan desain yang kurang sesuai ekspektasi naked sport Yamaha selama ini. Untuk R15, harga menjadi handicap. Termahal di kelasnya, tapi performa beda tipis dengan GSX-R150. Untuk R25, jelas baik performa maupun fitur menjadi paling inferior karena Yamaha belum juga menghadirkan upgrade signifikan terhadap R25.

Lalu, solusinya bagaimana? Ah, biarin saja Yamaha yang memikirkannya cak, RA cukup menulis saja apa yang terlihat dan terjadi hahahahah…

Advertisements