Sachsenring Menjadi Balapan Terbaik Rossi, Duh Level Yamaha Sudah Makin Parah!

ktm indonesia

Valentino Rossi ‘hanya’ sanggup finish kedua dibelakang Marc Marquez yang meraih kemenangan kesembilannya secara beruntun di Sachsenring akhir pekan lalu. Namun, bagi the doctor balapan di MotoGP Jerman itu adalah balapan terbaiknya di musim ini, setidaknya hingga paruh pertama. Jujur, apa yang dikatakan Rossi kali ini sedikit ironi walau tidak salah juga.

Maksudnya begini, ironi karena sekelas Rossi sang 7 kali juara dunia MotoGP hanya sanggup mencapai posisi runner up di saat melakoni balapan terbaiknya. Kita jadi paham seberapa parah kondisi Yamaha saat ini, saat tampil bagus hasilnya tidak juga juara.

Ironi kedua setelah Assen lalu. Jika Sachsenring merupakan balapan terbaik Rossi namun hasilnya hanya podium dua, maka Assen adalah ‘sirkuitnya’ Yamaha yang juga tidak bisa ditaklukkan, hanya podium tiga oleh Vinales. Masalah Yamaha benar-benar serius kali ini. Bukan tidak mungkin kemenangan masih akan jauh dari jangkauan. Tidak hanya 18 seri tanpa menang (rekor terburuk kedua Yamaha di MotoGP telah disamai) namun bisa saja potensi menjadi rekor terburuk sepanjang sejarah yakni 22 seri tanpa menang di tahun 1997-1998 bisa dipecahkan musim ini.

“Saya puas dengan balapan ini, karena ini bukan hanya hasil terbaik saya musim ini, tetapi juga balapan terbaik,” ungkap Rossi pada konferensi pers usai race MotoGP Jerman.

“Ya, pasti ada baiknya memiliki hasil yang sedikit lebih konsisten. Tapi saya pikir di sini untuk naik podium di Sachsenring, tahun lalu kami sangat menderita, dan tahun ini tampaknya jauh lebih baik,” tutur Vinales.

Seharusnya Yamaha mulai serius untuk menggarap sektor elektronik yang sudah setahun ini dikeluhkan dua pembalapnya. Bahkan, sebelum race di Sachsenring kemarin, Rossi dan Vinales menganggap set up M1 sudah dalam kondisi terbaik. Kita tunggu saja di Brno nanti. Apa yang akan dilakukan pabrikan Iwata itu di jeda paruh musim ini, semoga saja rekor buruk mereka tidak semakin buruk!

Advertisements