Luca Marini Pembalap Tim Satelit Yamaha 2019? Catatan Statistiknya Mengkhawatirkan!

ktm indonesia

Setelah rasa penasaran nasib Dani Pedrosa terjawab, kini rasa penasaran berikutnya di dunia MotoGP teralihkan ke teka-teki pambalap tim satelit Yamaha musim depan. SIC Petronas Yamaha – sementara kita sebut ini dulu – yang hadir mengambil alih tim Angel Nieto hingga kini masih belum menentukan siapa 2 pembalap yang akan menggeber Yamaha M1 tersebut. Namun, CEO Sepang International Circuit (SIC) telah memberi kode bahwa pihaknya sudah mengikat dua nama tersebut, siapa?

Sebelum Pedrosa mengumumkan pensiun, namanya memang dikabarkan akan menjadi salah satu pembalap SIC Petronas, mendampingi Franco Morbidelli. Namun, kini nampaknya hanya murid Rossi tersebut yang masih beredar di kalangan pecinta MotoGP untuk menjadi pembalap SIC. Siapa pembalap lainnya?

Dari tmcblog.com (17/7/2018) beredar informasi bahwa CEO SIC, Razlan Razali telah mengabarkan bahwa pihaknya telah mengikat dua nama pembalap untuk memperkuat timnya mulai musim depan. Memang, hingga kini dua nama tersebut masih belum dikonfirmasi resmi. Namun, dari sebuah komentar di facebook oleh akun resmi sang CEO menyebutkan perihal tersebut. Bahkan, beliau memberikan sebuah clue soal satu nama yang telah diikatnya tersebut, yakni sang pembalap naik podium di Sachsenring kemarin. Siapa?

Jika berdasarkan clue tersebut, maka bisa dipastikan sang pembalap bukanlah pembalap MotoGP saat ini. Sebab, podium Sachsenring untuk kelas MotoGP adalah 3 pembalap yang sudah fixed dengan kursinya di timnya masing-masing. Marquez di Honda, Rossi dan Vinales di Yamaha. Sasaran beralih ke podium Moto2 dan Moto3.

Di Moto2, tiga nama yang naik podium adalah Brad Binder, Joan Mir dan Luca Marini. Di Moto3 ada nama Jorge Martin, Marco Bezzecchi dan John Mcphee. Siapa dia?

Marco Bezzecchi juara Moto3 Argentina 2018

Tim satelit Yamaha ini sepertinya tidak akan jauh-jauh dari Rossi, maksudnya pembalap yang direkrut tidak akan jauh dari lingkaran sekitar Rossi, bisa saja adalah anak didik sang 9 kali juara dunia itu. Anggap saja satu nama sudah hampir bisa dipastikan adalah Franco Morbidelli, maka jika menyebut Marco Bezzecchi atau Luca Marini tidak salah juga. Tapi, apa iya dua-dua pembalapnya adalah anak didik Rossi, jadi seperti tim VR46 dong.

Kalau RA sih lebih berharap Jorge Martin yang akan direkrut SIC Petronas ya. Secara, prestasi dia saat ini di Moto3 lagi moncer-moncernya. 5 kemenangan dari 9 seri. Namun, kelemahan pembalap Spanyol ini adalah Ia kurang konsisten, walau cepat. Sebab, Ia telah gagal finish sebanyak 3 kali akibat crash. Satu lagi, Ia masih di Moto3. Mengaca pada karir Jack Miller yang ‘dipaksakan’ lompat dari Moto3 ke MotoGP 4 tahun silam, rasanya terlalu prematur jika SIC merekrut Martin. Bezzecchi pun demikian. Yang satu ini malah nambah satu lagi alasan untuk tidak akan jadi pembalap SIC tahun depan yakni dia masih junior, ada senior di VR46 Academy di kelas Moto2 yang lebih mungkin naik.

Jorge Martin juara Moto3 Sachsenring 2018

Tapi, jika Luca Marini yang direkrut, perjudiannya terlalu besar. Saudara tiri Rossi ini memang naik podium di Sachsenring, tapi itulah satu-satunya podium sang Italiano di Moto2 musim ini, bahkan sejak musim perdananya di Moto3 tahun 2016 silam. Bahkan, Marini ini lebih banyak finish di luar top 15 dibanding meraih poin. Simak grafis berikut:

grafis: rideralam.com; sumber: motogp.com

See, lebih banyak gagal meraih poin bukan? Terlalu beresiko jika merekrut pembalap satu ini. Apalagi, jika Morbidelli benar-benar diikat, agak berlebihan ya jika Marini juga direkrut.

Luca Marini juara 3 Sachsenring 2018

Jadi, siapa dong pembalap SIC Petronas musim depan? Ah, daripada pusing mikirnya, mending tunggu saja sampai pengumuman resminya ya. Btw, kenapa bukan Brad Binder atau Joan Mir? Binder baru saja perpanjang kontrak dengan KTM dan stay di Moto2, Mir malah sudah direkrut Suzuki Ecstar untuk menjadi rookie MotoGP musim depan. Tunggu sajalah ya…

Advertisements