Raport Paruh Musim Rookie MotoGP 2018, Atas-Bawah Ketat!

MotoGP 2018 kedatangan 5 pembalap baru atau disebut rookie yang datang dari Moto2. Menarik untuk melihat raport para rookie tersebut di paruh musim, siapa yang berpeluang meraih gelar rookie of the year alias rookie terbaik yang musim lalu menjadi milik Johann Zarco. Lalu, siapa pula yang akan bernasib sama dengan Sam Lowes, rookie terburuk tahun lalu?

Lima pembalap debutan itu adalah Xavier Simeon (#10) dari tim Avintia Racing dengan motor Desmosedici GP16, Thomas Luthi (#12) dari tim EG 0,0 Marc VDS dengan motor Honda RC213V, Franco Morbidelli (#21) dari EG 0,0 Marc VDS dengan Honda RC213V, Takaaki Nakagami (#30) dari tim LCR Honda Idemitsu dan Hafizh Syahrin (#55) dari Monster Yamaha Tech 3 dengan YZR-M1.

Kelimanya mulai menunjukkan kebolehan di Sirkuit Losail, Qatar sebagai seri pembuka musim. Hasilnya, hanya Syahrin dan Morbidelli yang sukses mengemas poin. Bagi Morbidelli, raihan 4 poin di Qatar bisa dianggap wajar sebab Ia memang digadang-gadang akan menjadi rookie terbaik dengan reputasi juara Moto2 musim sebelumnya sekaligus statusnya sebagai murid Valentino Rossi di VR46 Academy.

Yang mengejutkan adalah capaian Syahrin. Pembalap Malaysia ini benar-benar tampil impresif, padahal Ia ditunjuk sebagai pembalap Tech 3 hanya sebulan sebelum musim berjalan seiring keputusan Jonas Folger yang mundur dari tim berlivery hitam itu. Namun, berhasil finish ke-14 alias 2 poin perdana di musim debutnya adalah catatan luar biasa. Herve Poncharal tersenyum berkat perjudiannya memilih Syahrin, Tech 3 pun seperti sudah bisa melupakan Folger dan tentu saja Malaysia bersorak!

Sementara itu, tiga rookie lainnya finish di luar top 15. Luthi ke-16, Nakagami ke-17 dan Simeon ke-21 alias paling buncit setelah 3 pembalap dari 24 starting grid DNF. Posisi buncit ini selanjutnya akan akrab dengan pembalap Belgia di seri-seri berikutnya.

Setelah itu, kelima rookie tersebut kemudian mencatatkan performa masing-masing yang berbeda-beda hingga seri kesembilan di Sachsenring pekan lalu sebagai seri penutup paruh musim. Termasuk nir point yang masih dicatatkan Luthi dan Simeon. Morbidelli menjadi rookie paling ‘apes’ paruh musim ini setelah mengalami cedera cukup parah di Assen sehingga menyebabkan Ia harus dua kali absen balapan di Assen dan Sachsenring.

Berikut beberapa catatan yang RA rangkum dari performa kelima rookie sepanjang paruh musim MotoGP 2018:

Most Point

  1. Syahrin – 22
  2. Morbidelli – 19
  3. Nakagami – 10
  4. Luthi – 0
  5. Simeon – 0

Most Start

  1. Syahrin – 9
  2. Nakagami – 9
  3. Luthi – 9
  4. Simeon – 9
  5. Morbidelli – 7 (not start at Assen & Sachsenring)

Most Finish

  1. Syahrin – 7
  2. Morbidelli – 7
  3. Nakagami – 7
  4. Simeon – 7
  5. Luthi – 5

Most DNF

  1. Luthi – 3 (Jerez, Mugello, Catalunya)
  2. Nakagami – 2 (Catalunya, Sachsenring)
  3. Syahrin – 2 (Amerika, Catalunya)
  4. Simeon – 2 (Catalunya, Assen)
  5. Morbidelli – 0

Highest Finish

  1. Syahrin – P9 (Argentina)
  2. Morbidelli – P9 (Jerez)
  3. Nakagami – P12 (Jerez)
  4. Luthi – P16 (Qatar dan Le Mans)
  5. Simeon – P17 (Jerez dan Mugello)

Worst Finish (ex DNF)

  1. Simeon – P21 (Qatar dan Argentina)
  2. Morbidelli – P21 (Amerika)
  3. Luthi – P20 (Assen)
  4. Nakagami – P19 (Assen)
  5. Syahrin – P18 (Assen)

Best Start

  1. Nakagami – P12 (Amerika, Catalunya)
  2. Morbidelli – P12 (Mugello)
  3. Syahrin – P14 (Le Mans, Mugello, Catalunya)
  4. Luthi – P18 (Qatar, Jerez)
  5. Simeon – P23 (Le Mans, Assen, Sachsenring)

Raport 5 Rookie MotoGP 2018

Akhirnya, walau masih paruh musim, namun masa depan kelima rookie tersebut sudah mulai samar-samar terlihat. Yang baru memastikan satu kursi di MotoGP 2019 adalah Hafizh Syahrin yang telah diperpanjang kontraknya oleh Tech 3 untuk menggeber KTM RC16 mulai musim depan.

Selain Syahrin, Franco Morbidelli juga kemungkinan besar akan bertahan. Rumor santer menyebutkan bahwa murid Rossi itu akan direkrut SIC Petronas sebagai pembalap tim satelit Yamaha. Tapi, sekali lagi belum resmi.

Nasib serupa juga dialami Takaaki Nakagami dan Thomas Luthi yang masih belum pasti apakah bertahan atau terdepak dari MotoGP 2019. Paling rawan tentu saja Xavier Simeon. Walau kontraknya masih ada setahun, namun performa buruknya musim ini membuat spekulasi yang beredar Ia akan didepak Avintia Racing. Posisinya tengah dipertimbangkan untuk digantikan Karel Abraham. Kita tunggu saja di paruh musim kedua!

Advertisements

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.