Rossi Akui Tidak Sekencang Dovi dan Marquez, Realistis Di Race Nanti

Valentino Rossi tampil impresif di sesi latihan bebas dan kualifikasi. Di Q2 Ia hanya kalah dari Andea Dovizioso untuk menempati posisi start kedua. Ia diapit Dovi dan Marc Marquez yang start di posisi tiga. Performa impresif the doctor di kualifikasi ternyata tidak membuatnya terlalu optimis mengenai peluangnya di race hari ini. Rossi mengaku masih kalah cepat dengan Dovi dan Marquez.

Rossi mencatat waktu terbaiknya di Brno 1:54,956, tertinggal 0,267 detik dari pembalap Ducati itu dan unggul tipis 0,005 detik dari Marquez. Rossi merasa M1 cepat dengan ban baru. Berbagai kombinasi ban dilakukannya saat latihan bebas dan kualifikasi, termasuk kombinasi ban depan-belakang medium-soft saat mencetak fastest lapnya.

“Saya melakukan banyak tes dengan berbagai kombinasi ban, namun pada umumnya kami tak cukup cepat dengan semua jenis ban. Namun sama seperti kemarin, khususnya pagi ini, saya tahu saya dapat mencetak lap bagus dengan ban baru,” ungkap Rossi seperti dikutip dari motorsport.com (5/8/2018).

Walau mampu mencetak laptime bagus, Rossi menyadari kecepatannya secara umum tak begitu bagus. Ia mengaku tidak sekencang dua rivalnya itu sehingga pembalap 39 tahun itu menyukuri posisi startnya yang di depan.

“Kecepatan Saya tidak fantastis, sehingga start di baris depan menjadi sangat penting. Saya berada di tengah-tengah Dovi dan Marc, dua pembalap dengan kecepatan lebih baik,” ungkap Rossi. “Akan sangat krusial untuk coba menjaga jarak dengan mereka pada awal balapan, dan melihat apa yang terjadi sepanjang balapan.”

Valentino Rossi adalah pembalap aktif paling sukses di Brno. Ia 7 kali menang di sirkuit sepanjang 5,4 km itu yakni masing-masing 1 kali di kelas 125cc, 250cc dan 500cc and 4 kali di kelas MotoGP. Namun, kemenangan terakhirnya sudah lama terjadi yakni di tahun 2009 silam. Dalam gelaran 5 balapan terakhir, Brno menjadi milik Marquez (2 kali) dan masing-masing sekali oleh Dani Pedrosa, jorge Lorenzo dan Cal Crutchlow.

Advertisements